Uji Akurasi Hisab Gerhana, 'Astronom' NU Ekspedisi ke Balikpapan

Gerhana Matahari Total di Indonesia

Uji Akurasi Hisab Gerhana, 'Astronom' NU Ekspedisi ke Balikpapan

Salmah Muslimah - detikNews
Selasa, 23 Feb 2016 14:10 WIB
Uji Akurasi Hisab Gerhana, Astronom NU Ekspedisi ke Balikpapan
Foto: Ilustrasi oleh Zaki Alfarabi/detikcom
Jakarta - Tidak hanya para astronom yang antusias dengan fenomena gerhana. Ahli ilmu falak (ilmu yang mempelajari lintasan benda-benda langit-khususnya bumi, bulan, dan matahari-pada orbitnya masing-masing) juga begitu bersemangat menyambut datangnya gerhana.

Salah satunya adalah kelompok ahli falak Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Gresik yang akan melakukan ekspedisi gerhana ke Balikpapan. Pakar Falak PCNU Gresik Muchyiddin Hasan mengatakan, ekspedisi dilakukan selama 3 hari sejak tanggal 7 hingga 9 Maret 2016. Sebanyak 31 orang berangkat dari Gresik untuk bergabung bersama 150 peserta lainnya di Balikpapan.

"Kami akan melakukan uji akurasi hisab gerhana dari sejumlah perhitungan yang ada. Kami membuktikan perhitungan gerhana matahari itu banyak versinya menurut beberapa kitab, di situ nanti kita uji mana yang lebih dekat dengan yang terjadi tanggal 9 Maret nanti," ucap Muchyiddin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Muchyiddin, ada sekitar 30 kitab yang membahas waktu gerhana, baik itu kitab yang ditulis para ulama atau ilmuan barat. Dalam ekspedisi ini, tim akan memotret gerhana dan melakukan observasi menggunakan teropong. Hasil pengamatan ini akan dijadikan referensi untuk pembelajaran lebih lanjut.

"Pertama hasil pengamatan kita catat dan kedua menguji catatan kitab soal gerhana ini mana yang sesuai dengan kondisi nyata. Tujuannya kitab yang jauh dari kondisi nyata bisa direvisi lagi, kan nanti ada pertemuan antar ahli falak bisa jadi referensi," ujarnya.

Rangkain ekspedisi selama tiga hari itu akan diisi dengan berbagai acara. Tanggal 7 Maret tim akan melakukan survei ke lokasi pengamatan gerhana, tanggal 8 Maret dilakukan diklat di PBNU Balikpapan dan tanggal 9 Maret pengamatan gerhana secara bersama-sama.

"Kami inginkan waktu pas hari H cuaca cerah agar gerhananya bisa terlihat," tutup Muchyiddin. (slm/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads