DPR Minta Pemerintah Pertahankan Relawan Asing di Aceh
Kamis, 10 Mar 2005 17:25 WIB
Jakarta - Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam DPR RI akan mengusulkan kepada pemerintah untuk mempertahankan sebagian relawan asing di Aceh. Ini perlu dilakukan melihat kemampuan Indonesia dalam menanggulangi bencana saat ini.Hal ini disampaikan kata Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam DPR RI Muhaimin Iskandar usai rapat konsultasi dengan Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Mar'ie Mohammad di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (10/3/2005)."Melihat kapasitas dan kemampuan yang ada sekarang, terutama masalah kesehatan dan medis mau tak mau kita harus minta pemerintah agar tidak terlalu ketat menangani relawan asing," kata Muhaimin Iskandar.Menurut Muhaimin, Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam DPR akan meminta PMI untuk menginventarisasi relawan asing mana saja yang dapat diminta untuk bertahan di Aceh.Dalam rapat Wakil Ketua Tim Pengawas Penanggulangan Bencana Alam DPR Ahmad Farhan Hamid yang berasal dari Aceh menyatakan dari laporan pengungsi diperoleh banyak keluhan penurunan kesehatan semenjak relawan asing digantikan oleh relawan lokal.Menanggapi ini Ketua PMI Mar'ie Muhammad menyatakan pemerintah memang harus realistis dengan kemampuan dan kapasitas nasional saat ini. "Sebaiknya dipilah NGO asing yang punya komitmen jangka panjang, memiliki track record yang baik secara internasional, dan mau berkoordinasi dengan pemerintah patut dipertahankan keberadaannya."Namun Mar'ie menegaskan PMI akan menyerahkan kepada DPR untuk membicarakan hal ini dengan pemerintah. Sebab PMI tidak memiliki kewenangan untuk mencampuri kebijakan pemerintah.Dan ketika ditanya NGO asing mana saja yang diusulkan, dia menolak menjawab. "Ada beberapa nama. Tapi lebih baik tidak disebut sekarang nanti dianggap pilih kasih."
(gtp/)











































