TNI-Polri Latihan Bareng Tangani Teroris, Peragakan Penyelamatan Pejabat Bank

TNI-Polri Latihan Bareng Tangani Teroris, Peragakan Penyelamatan Pejabat Bank

Agus Setyadi - detikNews
Selasa, 23 Feb 2016 13:49 WIB
TNI-Polri Latihan Bareng Tangani Teroris, Peragakan Penyelamatan Pejabat Bank
Foto: Agus Setyadi/detikcom
Banda Aceh - Prajurit TNI Yonif 112 Raider Kodam Iskandar Muda dan Brimob Polda Aceh menggelar simulasi pembebasan sandera di Gedung Bank Indonesia Cabang Aceh. Dalam simulasi, para teroris membawa bom bunuh diri yang ditempel di badan dan menyandera kepala bank.

Pantauan detikcom, sejumlah teroris menyandera kepala bank di dalam gedung yang terletak berdekatan dengan Polresta Banda Aceh, Selasa (23/2/2016). Dari dalam, terdengar beberapa kali letusan senjata yang ditembakkan pelaku. Mendapat informasi adanya penyanderaan ini, pasukan Raider dan Brimob dikerahkan ke lokasi.

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Prajurit gabungan bersenjata lengkap ini kemudian mengepung gedung. Penembak jitu disiagakan di atap gedung Polresta Banda Aceh yang terletak berdampingan dengan Bank Indonesia. Setelah pintu masuk ke dalam bank diledakkan, pasukan Raider dan Brimob selanjutnya masuk ke dalam. Terdengar nyanyian senjata di sana. Sandera berhasil diselamatkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat baku tembak di dalam terjadi, seorang teroris berusaha melarikan diri ke luar gedung. Namun berhasil ditembak mati oleh penembak jitu. Tak lama berselang, seorang teroris lainnya juga mencoba melarikan diri. Ia kemudian ditangkap dengan bantuan anjing pelacak milik polisi.

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Tak berhenti di situ, teroris yang membawa bom bunuh diri yang dipasang di tubuhnya juga keluar. Ia mengancam akan meledakkan gedung Bank Indonesia jika prajurit TNI dan Brimob mendekat. Terdengar sekali tembakan yang diarahkan ke kaki pelaku. Bukan menyerah, teroris tersebut kemudian meledakkan dirinya.

Setelah dipastikan aman, prajurit gabungan Raider dan Brimob meninggalkan lokasi. Giliran tim penjinak bom Brimob yang selanjutnya beraksi. Mereka mendapatkan info ada bom yang ditaruh pelaku di sebuah tempat. Saat dicek oleh pasukan yang sudah mengenakan seragam khusus warna hijau, bom itu meledak. Tubuhnya seketika jatuh namun tidak mengalami luka. Operator kedua kemudian datang ke lokasi dan berhasil menjinakkan bom.

Foto: Agus Setyadi/detikcom

Adegan terakhir yaitu mengevakuasi jenazah teroris yang tewas dengan menggunakan mobil ambulans milik polisi. Tepuk tangan membahana saat tim berhasil melaksanakan tugas. Aksi simulasi ini juga disaksikan Kapolda Aceh Irjen Husein Hamidi dan para Kapolres diseluruh Aceh.

"Ini dalam rangka kesiapan Polda Aceh untuk sedia payung sebelum hujan dalam menangani teroris," kata Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan kepada wartawan usai acara.

Menurutnya, teroris ini kini sudah menjadi ancaman secara nyata seperti ledakan bom di Thamrin, Jakarta beberapa waktu lalu maupun ideologi seperti kemunculan organisasi Gafatar.

"Ancaman ideologi ini seperti keyakinan-keyakinan, salah satu contohnya adalah Gafatar," jelasnya. (try/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads