Tomat Bonyok Jadi 'Menu' Rapat Konsultasi DPR Soal BBM
Kamis, 10 Mar 2005 17:10 WIB
Jakarta - Saat pimpinan dewan sedang rapat konsultasi DPR soal BBM, belasan mahasiswa mengantarkan langsung 'menu' spesial, yakni satu plastik tomat bonyok.Belasan mahasiswa dari BEM se-Jabotabek itu berhasil mencapai pintu depan ruang rapat di lantai 3 Nusantara II Gedung DPR/MPR jalan Gatot Soebroto Jakarta Pusat sekitar pukul 16.30 WIB, Kamis (10/3/2005). Sebelumnya para mahasiswa mendatangi ruangan DPD.Rapat konsultasi DPR sudah berlangsung tertutup sejak pukul 15.30 WIB. Rapat itu melibatkan pimpinan DPR, pimpinan fraksi, pimpinan Komisi VII, XI, dan Panitia Anggaran yang sedang membahas sikap DPR soal kenaikan harga BBM.Saat berusaha masuk ruang rapat, para mahasiswa bergandengan tangan membentuk lingkaran. Mereka mendesak masuk menuju pintu. Sementara pintu sudah dijaga belasan anggota pengamanan dalam (Pamdal) DPR.Gagal masuk, akhirnya mahasiswa bernyanyi-nyanyi sambil terus mendesak, namun tetap ditahan. Suasananya riuh rendah dengan nyanyian para mahasiswa.Beberapa di antara mahasiswa berteriak secara bergantian."Kami kecewa dengan dewan. Kita kan kemari baik-baik, masak mau ketemu saja nggak boleh. Kayak gini sifat DPR kita. Apa kita akan tetap dukung mereka," seru salah seorang mahasiswa yang langsung dijawab "Tidak" serempak oleh rekan-rekannya."DPR itu dewan pengkhianat rakyat, bukan perwakilan. Kita kecewa dengan anggota dewan, terutama dengan pimpinan dewan yang melaksanakan konsultasi hari ini," ujar seorang mahasiswa lainnya.Salah satu mahasiswa kemudian mengacungkan sebungkus plastik tomat merah berisi sekitar 5-6 buah. "Mental anggota dewan kita tidak lebih dari tomat busuk. Maka akan kami taruh tomat ini di depan pintu supaya mereka bisa lihat," serunya.Namun saat mahasiswa maju mendekati pintu untuk menaruh tomat, petugas Pamdal dengan sigap menghalang. Sebuah meja ditempatkan di antara mahasiswa dengan petugas Pamdal.Karena tidak bisa ke pintu ruang rapat, sebungkus plastik tomat merah itu pun diletakkan mahasiswa di atas meja. Mereka kemudian beramai-ramai menonjok tomat itu hingga bonyok dan hancur."Ini buat anggota dewan," tukas para mahasiswa dengan geram sambil terus menonjok tomat yang sudah bonyok itu. Puas melampiaskan kekesalannya, para mahasiswa meninggalkan lokasi sambil terus menggerutu. Mereka kemudian menemui puluhan rekannya yang masih berorasi di depan Gedung DPR.
(sss/)











































