Peristiwa terjadi di Krajan RT 05 RW 03, Mojosongo, Jebres, Surakarta tidak jauh dari rumah korban sekira pukul 15.00 WIB. Saat itu korban dan 6 temannya sedang bermain di selokan, sedangkan kondisi cuaca hujan.
Menurut kesaksian teman korban, Tinus (8) kepada personel Basarnas Pos SAR Surakarta, mereka bermain air di selokan yang arusnya tidak deras. Mereka kemudian menyudahi permainan. Namun saat itu korban yang naik terakhir tiba-tiba dihempas arus kencang yang mendadak datang.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami hanya bisa teriak-teriak tapi tak mampu menolong" kata personel Basarnas Pos SAR Surakarta, Slamet Wijayana menirukan cerita Tinus, Senin (22/2/2016).
Tim SAR yang memperoleh laporan tersebut langsung berusaha melakukan pencarian bahkan sampai malam hari. Dengan menggunakan pencahayaan lampu sorot, tim SAR melakukan penyisiran di sungai.
"Kita pencarian di sekitar selokan sampai ke muara di Kalianyar. Kemudian kita lanjutkan pencarian dengan penyisiran di Kalianyar," tandasnya.
Arus deras yang mendadak terjadi akibat curah hujan tinggi sudah menelan sejumlah korban jiwa dalam satu bulan ini di Jawa Tengah. Basarnas juga sudah menghimbau agar mengurangi aktivitas air di sekitar sungai.
"Mungkin di bagian hilir tidak turun hujan, namun karena bagian hulu sungai turun hujan, maka arus akan menjadi besar ke arah hilir, hal inilah yang harus diwaspadai," imbau kepala Basarnas Kantor SAR Semarang, Agus Haryono.
(alg/jor)










































