Kadernya Meninggal, Nasyiatul Aisyiyah Kutuk Teror Begal di Sulsel

Kadernya Meninggal, Nasyiatul Aisyiyah Kutuk Teror Begal di Sulsel

Fajar Pratama - detikNews
Senin, 22 Feb 2016 12:32 WIB
Kadernya Meninggal, Nasyiatul Aisyiyah Kutuk Teror Begal di Sulsel
Foto: Andhika Akbarayansyah
Jakarta - Ketua Litbang Pimpinan Wilayah Nasyiatul Aisyiyah (NA) Sulawesi Selatan Musyarrafah setelah sebelumnya menjadi korban pembegalan. Pimpinan Nasyiatul Aisyiyah pusat mengecam aksi teror itu.

"Menanggapi peristiwa tersebut kami atas nama Pimpinan Pusat Nasyiatul Aisyiyah turut berbela sungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban.ย  Korban adalahย  salah satu kader Nasyiatul Aisyiyah yang mendedikasikan hidupnya sebagai perempuan aktivis yang memperjuangkan kepentingan perempuan dan anak," kata Ketua Umum PP NA Norma Sari dalam keterangannya, Senin (22/1/2016).

Norma juga meminta kepada pihak yang berwenang untuk memproses hukum sampai tuntas kasus ini, sehingga pelakunya akan mendapatkan hukuman setimpal dengan perbuatan yang telah dilakukan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami mengutuk keras setiap bentuk kekerasan terutama terhadap perempuan yang mengakibatkan kesengsaraan terlebih sampai menghilangkan nyawa seseorang," kata Norma.

Norma juga mendesak pemerintah daerah untuk mengambil tindakan serius terhadap semakin banyaknya kasus kriminal di Sulawesi Selatan. "Kami juga mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersama-sama mewujudkan ruang publik yang aman dan nyaman, terkhusus ramah perempuan dan anak. Semoga ke depan kita semakin waspada sekaligus semakin sigap mengantisipasi berbagai kasus kekerasan yang mungkin terjadi," ujar Norma.

Musyarrafah dijambret saat berboncengan sepeda motor dengan rekannya dalam perjalanan dari Makassar menuju Gowa, tidak jauh dari lokasi Masjid Ceng Ho, Samata, Gowa pada Minggu malam kemarin.

Menurut kolega korban, Ahmad AC yang dihubungi detikcom, Senin (22/2/2016) korban mengalami pendarahan dari bagian mulutnya setelah wajahnya terbentur di aspal. Korban terjatuh saat tasnya ditarik pelaku jambret yang bersepeda motor.

(fjp/ndr)


Berita Terkait