3 ABK KM Azula Ditemukan, 2 Orang Selamat dan 1 Tewas

3 ABK KM Azula Ditemukan, 2 Orang Selamat dan 1 Tewas

Wilpret Siagian - detikNews
Minggu, 21 Feb 2016 23:26 WIB
3 ABK KM Azula Ditemukan, 2 Orang Selamat dan 1 Tewas
Dua orang ABK yang berhasil diselamatkan (Foto: Wilpret Siagian/detikcom)
Merauke - Tiga dari 13 anak buah kapal (ABK) KM Azula yang tenggelam di perairan Asmat, Papua berhasil ditemukan. Dua orang di antaranya diselamatkan dalam kondisi hidup sementara 1 lainnya ditemukan sudah tewas.

"Nelayan menemukan 3 orang korban KM Azula dimana 2 orang masih dalam keadaan hidup dan 1 orang meninggal dunia," kata Kapendam XVII/ Cenderawasih, Kolonel Inf. Teguh Pudji Raharjo, Minggu (21/2/2016).

Dua orang yang berhasil diselamatkan bernama Faisal (39) asal Jakarta Utara dan Amril (38) asal Ketapang Kalbar. Satu orang meninggal dunia atas nama Anggit. Ketiganya ditemukan nelayan setempat pada Jumat (19/2/2016) sore.
Β Β Β Β Β  Β 
"Sebelumnya korban telah diselamatkan oleh nelayan dan TNI/Polri setempat (Wanaam, Merauke). Kemudian tim menjemput korban untuk dibawa ke Merauke. Korban tiba di Bandara Merauke pukul 15:15 WIT dan langsung dibawa ke RSUD Merauke untuk mendapatkan penanganan Medis," ujar Teguh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga: Pangdam Cendrawasih Ikut Mencari 13 ABK di Lokasi Tenggelamnya KM Azula

Kapendam menjelaskan, kedua korban ditemukan ABK Kapal jaring tansi nelayan tradisional bernama Supu pada Jumat (19/2/2016) sekitar jam 10.00 WIT, kemudian hari itu juga pukul 17.15 WIT datang ke Pos Polair Wanam untuk melaporkan hal tersebut. Keduanya ditemukan saat nelayan hendak membuang jaring.

"Pelapor melihat di tengah laut ada orang melambaikan tangan dan setelah didekati ternyata ada 2 orang yang sedang hanyut di atas pohon nipah. Setelah didekati, ABK lain langsung menolong 2 korban tersebut ke atas kapal dan menanyakan ada berapa orang yang berenang korban, mereka menjawab ada 12 orang tapi yang 10 kami tidak tahu berenang ke arah mana," jelasnya.

Jenazah ABK KM Azula yang tewas (Foto: Wilpret Siagian/detikcom)


Setelah menyelamatkan kedua korban itu, Polair Wanaam kemudian menerima laporan ada 1 korban lagi terapung di atas laut dan sudah meninggal dunia. Polair Wanam bersama TNI menuju TKP di Tabonji untuk mengevakuasi 1 korban tersebut.

Setelah mendapat informasi dari polisi Wanaam, Tim SAR gabungan dipimpin Kabagops Kodim Merauke Lettu Inf Muhajir, Brigpol Dirham (Pol Air Merauke) dan Hari (perwakilan PT Azuka) untuk menjemput korban tersebut. Tim langsung berangkat menuju Wanaam dengan Pesawat Susi Air pada Minggu (21/2/2016) pukul 13.00 WIT. Tiba di Wanaam pukul 13.55 WIT dan langsung melakukan evakuasi terhadap 2 orang korban yang masih hidup dan 1 jenazah menuju pesawat Susi Air diterbangkan menuju Merauke. (imk/imk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads