Bentrok di Makassar
Tiga Mahasiswa Dibawa ke RS
Kamis, 10 Mar 2005 15:09 WIB
Makassar - Akibat bentrok dengan staf Dinas Pendidikann Sulsel (Sulawesi Selatan), tiga mahasiswa di Makassar terluka dan dibawa ke RS. Hingga kini, dua dari tiga mahasiswa HMI cabang Makassar itu masih dirawat di Ruang Unit Gawat Darurat (UGD) RS Wahidin Sudiro Husodo, Makassar.Salah seorang yang dirawat di RS adalah Adi Aksa. Dia mengalami luka di bagian dada kiri karena terkena senjata tajam. Adi hingga saat ini masih dirawat intensif. Seorang lagi bernama Ilham, yang masih terbaring lantaran kakinya yang mengalami luka dalam."Saya tidak tahu pasti Adi ditikam pakai apa. Karena saat bentrok terjadi seorang pegawai membawa pipa besi," ujar Yudi, salah seorang mahasiswa yang melihat kejadian.Selain Adi dan Ilham, seorang mahasiswa, Lukman juga mengalami luka di wajah terkena pipa besi. "Saya terkena pipa besi," ujar Lukman. Kendati demikian, oleh pihak RS, Lukman sudah diperbolehkan untuk pulang."Sebenarnya yang diidentifikasi luka serius tiga orang. Tapi yang kena pukul dari dinas pendidikan itu lebih dari 3 orang," tutur Yudi.Sementara itu, mahasiswa HMI yang masih berkumpul di depan kantor Dinas Pendidikan Sulsel kini telah meninggalkan lokasi. "Besok kami akan dating, dan meminta pertanggungjawaban staf yang menikam kawan kami," teriak salah seorang di antara mereka. Bentrok antara mahasiswa dan staf dinas pendidikan ini berawal dari demo penolakan uang kompensasi pendidikan. Mahasiswa menilai duit kompensasi pendidikan jika tidak diumumkan secara transparan kepada masyarakat maka ujung-ujungnya akan dikorupsi oleh segelintir orang.
(asy/)











































