"Itu ada distribusi besar di kafe-kafe tersebut, ada distributor besarnya ke kafe-kafe. Ini masih kami selidiki," ujar Direktur Reskrimum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada detikcom, Minggu (21/2/2016).
Untuk diketahui, dalam operasi yang digelar pada Sabtu (20/2) pagi kemarin, ditemukan ratusan pak kondom, ratusan anak panah, dan minuman keras. Dengan ditemukan banyaknya barang bukti itu, polisi menduga kuat adanya pendistribusian ke kafe-kafe di Kalijodo yang dikelola oleh seseorang.
Adanya temuan ratusan pak kondom itu juga kuat mengindikasikan adanya prostitusi di kawasan Kalijodo terutama di kafe-kafenya. Kegiatan tersebut selama ini aman karena adanya pengamanan dari preman yang juga didistribusikan oleh seorang distributor.
"Ada jalur distribusinya di situ. Ada distributornya. Kalau tidak ada distribusi kondom dan PSK serta 'pengamanan' itu kafe-kafe itu tidak akan jalan," lanjutnya.
Untuk mendalami hal itu, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. "Nanti kami panggil pemilik kafe-kafe tersebut," pungkasnya. (mei/dhn)











































