Tercatat ada 12.470 orang yang memadati Taman Sri Baduga. Besarnya animo warga lokal dan wisatawan membuat panitia harus menambah satu sesi pertunjukan air mancur.
"Jumlah pengunjung air mancur semalam membludak. Bukan hanya warga Purwakarta, tapi warga dari daerah lain bahkan di luar Jawa Barat juga ada," ucap Kabid Pariwisata Kabupaten Purwakarta, Asep Supriatna, saat berbincang dengan detikcom, Minggu (21/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Membludaknya jumlah pengunjung, kata Asep, berimbas positif bagi para pedagang terutama pedagang sate Maranggi yang memliki tempat berjualan di Kampoeng Maranggi.
Lokasi Kampoeng Maranggi yang berada tepat di seberang pintu masuk Taman Air Mancur Sri Baduga memang menjadi tempat favorit warga untuk bersantap malam sambil menunggu giliran masuk untuk menonton pertunjukan air mancur.
"Kampoeng Maranggi yang kemarin ada 15 pedagang sate seharusnya buka sampai jam 23.00 WIB, tapi sudah tutup jam 21.00 WIB karena dagangannya habis semua," katanya.
Asep memprediksi, selain karena cuaca cerah, membludaknya pengunjung juga dikarenakan sudah mulai dikenalnya Taman Air Mancur Sri Baduga sebagai ikon wisata baru di Purwakarta.
Akses masuk gratis dan predikat taman air mancur terbesar di Asia Tenggara menjadi magnet tersendiri bagi masyarakat yang ingin menghabiskan waktu liburnya. (fdn/fdn)











































