Tolak Kenaikan BBM, 500 Mahasiswa Demo DPR
Kamis, 10 Mar 2005 14:50 WIB
Jakarta - Sekitar 500 mahasiswa menggelar aksi di depan Gedung DPR/MPR. Mereka menolak kenaikan harga BBM dan mendesak pasangan SBY-Kalla mundur dari jabatannya. Ratusan mahasiswa itu tiba di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jl. Gatot Subroto, Jakarta, Kamis (10/3/2005) secara bergelombang mulai pukul 13.30 Wib. Mereka berasal dari BEM Jabotabek, Gerakan Mahasiswa Jabotabek serta mahasiswa Atmajaya dan Forkot. Rombongan terakhir yang tiba di lokasi adalah BEM Jabotabek, pukul 14.00 Wib. Tuntutan mereka sama yakni menolak kenaikan harga BBM. Mahasiswa Atmajaya dan Forkot menambah tuntutannya agar pasangan SBY-Kalla mundur dari jabatannya. "Kami akan terus melakukan aksi sampai ada perubahan harga BBM seperti semula. Apabila tuntutan tidak terpenuhi, kami akan melakukan audensi dengan pimpinan di DPR untuk membacakan pernyataan sikap," ujar Ketum BEM UNJ Karyadi. Beberapa mahasiswa membawa poster dan bendera organisasi. Tulisan dalam poster-poster itu diantaranya,'Turunkan Harga BBM' serta 'Adili dan Tangkap Para Koruptor'. Sejumlah aparat kepolisian tampak berjaga-jaga. Beberapa dari mereka sibuk mengatur lalu lintas di Jl. Gatot Subroto.
(rif/)











































