Luhut mengatakan, nantinya Dewan Pengawas KPK itu akan diisi oleh orang-orang profesional yang tak berkepentingan dalam politik. Nantinya, Dewan Pengawas ini akan memberikan teguran bagi anggota KPK yang bertentangan dengan kinerjanya.
"Itu seperti dewan etik, memberikan teguran pada hal-hal yang bertentangan dengan kerja mereka. Itu orang-orang yang punya reputasi, yang senior, tidak punya cawe-cawe politik," kata saat berbincang dengan detikcom dan CNNIndonesia di kediamannya, Jl Mega Kuningan Barat, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (20/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tidak benar dewan pengawas itu akan melebihi kewenangan dari pimpinan KPK," katanya.
Lalu, bagaimana nanti proses seleksi Dewan Pengawa tersebut?
"Nanti kriterianya dibuat, dan itu dari presiden, bukan DPR. Kita cari yang senior, yang arif dan bijaksana," jawabnya.
"Presiden sangat arif dalam hal ini, dan Presiden sangat membutuhkan KPK. Karena banyak masalah yang perlu diselesaikan, masalah korupsi itu," tambah Luhut.
(jor/fjp)











































