Laporan temuan tas mencurigakan itu langsung ditindaklanjuti dengan menerjunkan tim pelopor serta penjinak bom Brimobda Ampeldento Malang yang sebelumnya turut dalam penggeledahan.Tim jihandak menggunakan peralatan lengkap bergerak mendekati lokasi tas rangsel yang diletakkan depan toko I-Khalifah.
Petugas harus memasang garis polisi radius 100 meter dari lokasi penemuan tas. Sontak tindakan ini melumpuhkan akses jalan menghubungkan Kota Malang- Kota Batu ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: M Aminudin/detikcom |
Tidak lama, petugas Jihandak mengumumkan jika barang yang dicurigai sudah berhasil dievakuasi dan dinyatakan aman. "Mohon maaf, kami telah menutup akses jalan. Barang yang diduga bom sudah dievakuasi dan dinyatakan nihil atau aman," ucap petugas dari pengeras suara.
Petugas memang harus menghalau masyarakat agar tidak mendekat selama proses evakuasi.
Foto: M Aminudin/detikcom |
Sebelumnya, dari penggeledahan tiga rumah terduga teroris di Desa Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, petugas singgah di Mapolsek Dau. Mereka akan menggeledah rumah Romli, salah satu terduga teroris yang berada tidak jauh dari lokasi penemuan tas mencurigakan tersebut. (trw/trw)












































Foto: M Aminudin/detikcom
Foto: M Aminudin/detikcom