Ambalat Tidak Dibahas, Forum Asean-UE Bahas Terorisme
Kamis, 10 Mar 2005 14:26 WIB
Jakarta - Sengketa perairan Ambalat antara Indonesia dengan Malaysia tidak dibahas dalam pertemuan Asean European Union Ministerial Meeting. Forum itu membahas masalah terorisme."Tidak. Tidak akan dibahas karena kita tidak punya batas apa-apa dengan Uni Eropa. Sedangkan dalam kerangka Asean juga tidak akan dibahas dalam forum ini," kata Menlu Hassan Wirajuda menjawab pertanyaan mengenai batas-batas negara untuk menghindari kejadian seperti sengketa Ambalat.Hal itu disampaikan dia dalam jumpa pers di sela-sela acara Asean European Union Ministerial Meeting di Hotel Borobudur jalan Lapangan Banteng Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2005).Dituturkan dia, forum membicarakan kerja sama Asean-Uni Eropa (UE) dalam menanggulangi ancaman bahaya terorisme. Selama ini kedua pihak sudah melakukan kerja sama, antara lain di bidang sharing informasi dan pelatihan."Termasuk melalui pusat pelatihan antiterorisme di Indonesia yang disebut juga dengan Jakarta Center for Law Enforcement Cooperation," kata Hassan.Selanjutnya, sambung dia, masalah isu terorisme juga akan dilanjutkan dalam interfaith dialogue mengenai terorisme yang akan diadakan akhir Juli 2005 di Bali."Itu sebagai contoh diskusi yang lebih luas dalam penanggulangan terorisme. Kita tidak hanya berbicara tentang kemampuan polisi atau militer, tapi juga untuk membangun moderasi dalam kelompok-kelompok di masyarakat kita," urai Hassan.Selain itu, lanjut dia, masalah perkembangan situasi di Myanmar juga dibicarakan. Khususnya mengenai peta jalan demokrasi dan juga masih berlangsungnya penahanan terhadap tokoh demokrasi Myanmar Aung San Suu Kyi."Kita juga menyambut baik pihak Myanmar yang menjelaskan perkembangan di negaranya," kata Hassan.
(sss/)











































