Cerita Warga Soal Penggerebekan Terduga Teroris di Malang

Cerita Warga Soal Penggerebekan Terduga Teroris di Malang

Muhammad Aminudin - detikNews
Sabtu, 20 Feb 2016 01:09 WIB
Cerita Warga Soal Penggerebekan Terduga Teroris di Malang
Foto: Muhammad Aminudin/detikcom
Malang - Penggerebekan terduga pelaku teror berjalan dramatis dan sempat menggemparkan warga di Jalan Raya Ngijo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Jumat (19/2/2016), malam.

Sebelum Densus 88 menabrak dan menangkap terduga teroris di depan Rumah Sakit Prasetya Persada sekitar 500 meter arah timur Perumahan Green Hills, sempat terjadi ketegangan.

Aparat berbaju preman sejak siang memantau di depan Perumahan Green Hill mencoba menghadang laju mobil Daihatshu Xenia yang keluar dari dalam perumahan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Polisi baju preman entah Densus apa darimana menghadang depan pintu masuk perumahan itu, pakai motor dan dibantu satpam juga. Tapi Xenia itu menerobos keluar sampai miring-miring mobilnya," ujar Yanto (33), warga dan juga saksi mata yang kebetulan berada di lokasi.

Dia melanjutkan, karena mobil Xenia berhasil lolos, petugas berbaju preman langsung mengejarnya. Mobil kabur ke arah timur atau arah menuju pertigaan Karanglo akses ke Surabaya. "Kemudian dikejar, dan ditabrak mobilnya depan rumah sakit. Informasinya ada lima orang di dalam mobil, dua harus diturunkan dan disuruh menunduk diatas aspal jalan," terangnya.

Sementara dari kesaksian Khudroul Yaqin (42), warga lain, sempat terdengar tiga kali tembakkan, setelah terjadinya tabrakan antara mobil Isuzu Elf warna silver ditumpangi Densus 88 dengan mobil Xenia yang ditumpangi para pelaku. "Ada tembakan tiga kali, terus yang didalam mobil disuruh turun dan dibawa ke dalam mobil Elf," tuturnya terpisah.

Sebelumnya Kasatreskrim Polres Malang AKP Adam Purbantoro membenarkan tengah adanya penindakan di Perum Green Hill oleh Densus 88. "Kami tidak bisa jelaskan, mungkin Mabes Polri nanti," ucapnya saat meninggalkan Perumahan Green Hills.

(dnu/dnu)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads