"Jangan ada ribut simpati. Apalagi klaim didukung pemerintah," kata Idrus di hadapan pengurus DPD se-Jatim dan didampingi Sekjen versi Agung Laksono, Zainudin Amali, Sekretaris DPD PG Jatim Gesang dan beberapa anggota DPR RI, di salah satu hotel di Surabaya, Jumat (19/2/2016).
Sekjen DPP Golkar kubu Aburizal Bakrie (Ical) ini menyampaikan keinginannya, agar Munas Golkar yang rencananya digelar pada akir Maret atau awal April 2016 itu, berjalan demokratis dan rekonsiliatif.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mantan Ketua Bravo Kawula Muda (BKM) Jawa Timur ini akan sangat menyesalkan, jika ada pihak-pihak yang menjual nama-nama ke presiden, wakil presiden maupun para menteri. Apalagi klaim didukung pemerintah untuk menekan dibawahnya agar ikut mendukung caketum tersebut.
"Ini akan membawa ketidak-demokratisan. Jangan takut. Kader harus dapat menunjukkan demokrasi yang baik," tandasnya.
Idrus juga menawarkan ke pengurus DPD PG, agar menghindari praktik politik uang pada saat Munas nanti. "Siapapun diantara kita mengembangkan transaksi-transaksi itu, saya kira SC (steering committee) mempelajarinya. Dan saya kira perlu ada aturan-aturan itu," jelasnya. (roi/dnu)











































