Acara pertemuan tersebut digelar di Aula Kantor DPP Golkar, Jl Anggrek Nelly, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (19/2/2016). Selain Ical, hadir dua Waketum Golkar Agung Laksono dan Theo Sambuaga, Ketua DPP Yorrys Raweyai, dan politikus Golkar Fadel Muhammad. Selain sebagai waketum, Agung juga hadir dalam kapasitasnya sebagai Ketum Ormas Kosgoro 1957.
"Jadi kami sudah ada kesepakatan, sudah tidak ada masalah lagi saya rasa," kata Ical mengacu ke persiapan pelaksanaan munas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Siapapun ditunjuk nanti sebagai panitia pasti akan ada yang tidak puas, karena merasa dirinya lebih pantas. Tapi itulah demokrasi," papar Ical.
"Untuk permasalahan lain dalam internal Golkar saya kira sudah selesai. Apapun keputusan yang dihasilkan munas, DPP yang akan datang tidak bisa lari dari keputusan munas itu sendiri. Kehidupan berbangsa dan bernegara sekarang tidak sesuai lagi dengan Pancasila dan itu yang harus kita benahi," sambung dia. (tor/tor)











































