Bahas IMET, Menhan Panggil Panglima TNI dan Kepala Staf
Kamis, 10 Mar 2005 13:41 WIB
Jakarta - Sebelum berkunjung ke Amerika Serikat pada 11 hingga 21 Maret mendatang, Menteri Pertahanan Juwono Sudarsono memanggil Panglima TNI dan tiga kepala staf angkatan membahas rencana pembukaan International Military Education and Training (IMET).Pertemuan dilakukan di kantor Departemen Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Kamis (10/3/2005) pukul 11.00 hingga 12.30 WIB.Hadir Panglima TNI Jenderal Endriartono Sutarto, KSAD Letjen TNI Djoko Santoso, KSAL Laksamana Madya Slamet Subiyanto dan KSAU Marsekal Madya Djoko Suyanto.Panglima TNI Endriartono Sutarto, usai acara, mengatakan mengatakan pertemuan dengan Menhan membahas rencana keberangkatan Menhan ke AS pada Jumat besok dan menjelaskan materi yang akan dibahas dalam rencana pembukaan IMET."Misalnya, yang diperlukan oleh kita seperti apa dan kemungkinan yang lebih luas lagi yaitu pencabutan embargo seperti apa," ungkap dia.Menurutnya, pertemuan tersebut tidak secara spesifik membahas anggaran TNI."Tidak dibahas secara spesifik tetapi seperti yang telah diketahui saat ini anggaran TNI terbatas yang mengakibatkan kesiapan operasional menjadi sangat rendah," kata Panglima TNI.Berapa anggaran yang diajukan?"Itu bukan saya, tanya ke kepala stafmasing-masing. Kita ingin kembali berencana mereview kekuatan TNI ke depan karena selama ini kita memiliki keterbatasan anggaran makanya kita lebih fokus bagaimana menghadapi ancaman riil saat ini," ujarnya. "Sementara program pembangunan kekuatan militer kan tidak hanya menghadap ancaman riil tetapi bagaimana kekuatan militer menjadi efek deterant kepada negara lain baik dalam kaitan politik luar negeri," demikian Panglima TNI.
(aan/)











































