Pencuri Sadis Spesialis Kendaraan Bermotor Ditembak Mati Polisi di Bogor

Pencuri Sadis Spesialis Kendaraan Bermotor Ditembak Mati Polisi di Bogor

Farhan Kamal, - detikNews
Jumat, 19 Feb 2016 16:35 WIB
Pencuri Sadis Spesialis Kendaraan Bermotor Ditembak Mati Polisi di Bogor
Foto: Ilustrasi/Thinkstock
Bogor - Hendra alias Bolu, pelaku ranmor asal Jasinga, Bogor, tewas ditembak anggota Sat Reskrim Polres Bogor dalam penggerebekan di kampung Bojong Kancas, Desa Balekong, Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor.

Penggerebekan dilakukan pada Kamis (18/2) malam. Hendra ditembak polisi karena berusaha merebut senjata anggota kepolisian yang hendak menangkapnya.

"Yang bersangkutan (Hendra-Red) terpaksa kita lumpuhkan karena dianggap membahayakan keselamatan petugas. Dia sempat berduel dan berusaha merebut senjata milik anggota kita. Makanya kita berikan tindakan tegas," kata Kasat Reskrim Polrea Bogor, AKP Aulia Djabar, Jumat (19/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Aulia mengatakan, Hendra merupakan anggota komplotan pelaku perampasan dan pencurian motor yang sudah beraksi di beberapa wilayah di Bogor dan sekitarnya.

"Komplotan ini juga terkenal sadis, dan tidak segan-segan melukai korbannya yang melawan. Setiap beraksi, mereka selalu membawa senjata api dan sajam," katanya.

Dalam serangkaian penggerebekan yang dilakukan sejak pukul 17.00 WIB tersebut, polisi juga berhasil membekuk satu tersangka atasnama Afifudin alias Jebew. Beberapa barangbukti berupa 1 senpi rakitan jenis revolver berikut 5 pelurunya, 2 buah samurai, 2 golok 1 kunci ban dan 2 unit motor jenis matic hasil curian.

Usai menggerebek dan menangkap Afif, polisi yang melakukan pengembangan kemudian menggerebek kediaman Wirta alias seler di Kampung Cublek, Desa Bagoang, Kec Jasinga, Kabupaten Bogor, tidak jauh dari kediaman Afif.

"Tapi kemudian, pelaku Wirta alias Seler sudah melarikan diri ketika kami datangi rumahnya," kata Aulia.

Polisi kemudian bergerak dan mengepung kediaman Hendra alias Bolu yang tidak jauh dari kediaman Afif dan Wirta. "Saat akan ditangkap, yang bersangkutan menciba melarikan diri melalui pintu belakang. Sudah ada anggota yang menunggu, tapi kemudian pelaku melakukan perlawanan. Sempat terjadi pergumulan, dan pelaku berusaha merebut senjata anggota. Sempat mengarahkan senjata itu ke arah anggota kita. Makanya kita lumpuhkan karena membahayakan anggota," jelas Kasat.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan. Satu tersangka yang berhasil melarikan diri, saat ini sudah ditetapkan sebagai DPO dan masih dalam buruan polisi. (dra/dra)


Berita Terkait