Polisi: Karyawati yang Dibacok di Bekasi Bukan Korban Begal, Tapi Dianiaya

Polisi: Karyawati yang Dibacok di Bekasi Bukan Korban Begal, Tapi Dianiaya

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 19 Feb 2016 12:25 WIB
Polisi: Karyawati yang Dibacok di Bekasi Bukan Korban Begal, Tapi Dianiaya
Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Pihak kepolisian menyatakan Renita (21) yang dibacok di Jl Raya Siliwangi, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Rawalumbu, Kota Bekasi, bukan korban begal. Pegawai kafe tersebut merupakan korban penganiayaan.

"Korban bukan dibegal, tetapi itu dianiaya. Sebab motor maupun barang-barang korban tidak ada yang hilang," kata Kasubag Humas Polres Bekasi Kota Iptu Puji Astuti kepada detikcom, Jumat (19/2/2016).

Puji menegaskan, tidak ada motor maupun barang-barang korban yang dirampas para pelaku. "Pelaku hanya membacok korban kemudian pergi. Untuk motifnya belum tahu karena korban belumย  bisa dimintai keterangan," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puji menjelaskan, peristiwa terjadi pada Jumat (19/2) pukul 04.00 WIB. Waktu itu, korban bernama Renita (21) yang bekerja sebagai pramusaji di sebuah kafe di Margahayu, berbocengan motor dengan temannya Dewi Sartika (25).

Korban yang mengemudikan motor Honda Beat bernopol B 3124 KWX melintas di Jl Raya Siliwangi, Kelurahan Bojong Rawalumbu, Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi.

"Pada saat itu, korban dipepet oleh pelaku berjumlah dua orang yang kemudian kangsung membacok korban di bagian tangannya," ungkap Puji.

Karena kesakitan akibat bacokan di pergelangan tangannya itu, korban pun terjatuh dari motornya. Setelah itu, para pelaku melarikan diri. Korban kemudian dibantu warga sekitar dilarikan ke rumah sakit. (mei/hri)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads