SBY Ucapkan Terima Kasih atas Donasi untuk Aceh

SBY Ucapkan Terima Kasih atas Donasi untuk Aceh

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2005 12:31 WIB
Medan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyampaikan terima kasih kepada negara-negara sahabat yang telah memberikan donasi untuk korban tsunami di Aceh. Presiden juga meminta agar pembangunan berkelanjutan menjadi perhatian bagi semua pihak. Pernyataan ini disampaikan SBY saat membuka Pertemuan Tingkat Tinggi Konferensi Kelima The Network of Regional Governments for Sustainable Development (nrg4SD), yang berlangsung di Hotel Tiara, Jalan Cut Mutia Medan, Kamis (10/3/2005)."Saya ucapkan terima kasih kepada semua pihak, negara-negara sahabat yang memberikan donasi bagi korban bencana alam Aceh," kata SBY di awal pidatonya. "Bahkan dari Timor Leste, Presiden Xanana Gusmao menyampaikan kepada saya langsung, sumbangan yang diperoleh dari pintu ke pintu," lanjut SBY yang menyampaikan pidato dengan bahasa Inggris ini.Saat membuka acara ini, SBY didampingi Menteri Perhubungan Hatta Rajasa, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Widodo AS dan Menteri Kordinator Kesra Alwi Shihab. Dalam bagian pidatonya yang lain, SBY juga menyinggung masalah globalisasi. Menurut dia, globalisasi tidak mungkin dihindarkan karena saat masyarakat berada dalam sebuah kondisi yang saling berkaitan. Ada hubungan antara yang satu dengan lainnya. Perubahan menjadi sedemikian cepat. "Waktu saya kecil, hanya ada satu stasiun televisi. Kalau tidak suka siarannya harus dimatikan. Namun sekarang ada 100 channel televisi. Bayangkan, jadi bingung harus melihat yang mana," kata SBY menggambarakan perkembangan situasi sekarang yang disambut tawa sekitar 100 undangan yang hadir pada pertemuan tersebut, termasuk Presiden Timor Leste, Xanana Gusmao.Pada kesempatan itu, SBY juga menyampaikan kondisi Indonesia yang sudah lebih baik dari sisi pemerintahan, menyusul diberlakukannya UU otonomi Daerah yang membuika kesempatan lebih luas kepada daerah untuk membina hubungan dengan pihak luar. Namun diingatkan bahwa kendatipun pola pikir sudah bersifat global, namun harus berprilaku secara lokal. Pembukaan nrg4SD yang menmgambil tema Global Partnership on Rehabilitation and Reconstrruction of Post Disaster Settlement ini yang berlangsung hari ini turut dihadiri Gubernur dan Wakil Gubernur dari seluruh Indonesia, seperti Gubernur DKI Jakarta Sutiyoso, Gubernur Maluku Karel Albert Ralahalu, Gubernur Jambi Sudarsono, Gubernur Riau HM Rusli Zaenal dan Wakil Gubernur Bali Ir Ni Wayan Saji. Pertemuan nrg4SD akan yang berlangsung di tiga tempat pada 10- 12 Maret mendatang, yakni Forum Pemerintahan yang diperkirakan dihadiri sekitar 400 peserta dari perwakilan pemerintah regional se-dunia di Parapat, forum akademis yang diperkirakan 300 peserta dari kalangan perguruan tinggi, periset internasional dan LSM di Berastagi, serta forum bisnis di Medan yang diperkirakan diikuti 300 peserta dari pengusaha maupun asosiasi industri, pertanian dan maritim. (asy/)


Berita Terkait