Pasca Pengerusakan, Demo di Konsulat Malaysia Dijaga Ketat

Pasca Pengerusakan, Demo di Konsulat Malaysia Dijaga Ketat

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2005 12:03 WIB
Pekanbaru - Sekitar 50 pemuda yang mengatasnamakan Laskar Panglima Sakti Kampar (LPSK) melakukan aksi unjuk rasa di depan Konsulat Malaysia, Pekanbaru. Aksi itu dijaga ketat aparat kepolisian. Aparat keamanan melakukan penjagaan ketat karena dalam aksi kemarin sempat terjadi pengerusakan pintu pagar Konsulat. Sedikitnya 50 personel kepolisian diterjunkan untuk mengamankan aksi. Rombongan pemuda itu tiba di depan Konsulat Malaysia, Jl. Pattimura, Pekanbaru, Kamis (10/3/2005) pukul 11.00 Wib. Selain berorasi, mereka menyanyikan lagu perjuangan. Mereka meminta Konsulat Malaysia meninggalkan Pekanbaru. Mereka bersedia membantu TNI untuk menjaga Blok Ambalat. Para pemuda itu berniat mengibarkan bendera merah putih di halaman Konsulat Malaysia. Namun, rencana itu dihalangi aparat kepolisian karena wilayah itu merupakan hak Malaysia. Akhirnya, mereka hanya meminta kepada pihak kepolisian agar diizinkan bertemu dengan Konsul Malaysia. Tiga orang perwakilan pemuda diperbolehkan masuk. Pertemuan perwakilan dengan Konsulat Malaysia hanya berlangsung 10 menit. Menurut Korlap Oscar yang menjadi salah seorang perwakilan pemuda, mereka hanya diizinkan menyampaikan aspirasi tanpa dialog. Aspirasi yang disampaikan, lanjut Oscar, seperti yang tertuang dalam selebaran. Salah satunya menyatakan Pemuda Riau siap dikirim ke Ambalat dan mengusir tentara Malaysia. Usai bertemu dengan pihak Konsulat, mereka membubarkan diri. LPSK juga mendirikan Posko Ganyang Malaysia yang berjarak sekitar 20 meter dari Konsulat. Posko itu berupa tenda besi yang dilengkapi meja pendaftaran relawan. (rif/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini