Muktamar PPP Digelar April untuk Persiapan Pilkada

Muktamar PPP Digelar April untuk Persiapan Pilkada

Aditya Mardiastuti - detikNews
Jumat, 19 Feb 2016 01:33 WIB
Muktamar PPP Digelar April untuk Persiapan Pilkada
Romahurmuziy (Foto: Hasan Alhabshy/detikcom)
Jakarta - Sekjen DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Muktamar Bandung, Romahurmuziy (Romi) menyebut muktamar islah akan diselenggarakan bulan April 2016. Jadwal ini sudah diputuskan dalam rapat pengurus harian DPP PPP.

Pelaksanaan muktamar bulan April menurut Romi dilakukan untuk mempersiapkan partai dalam pilkada serentak.

"Justru itu, pada pertengahan ini sudah dilaksanakan pilkada serentak 2017. Kita harus segera menyelesaikan dalam waktu yang segera. Kalau proses tahapan persiapannya pada bulan Juli tentu tidak mungkin Juli itu kita baru selesai," kata Romi usai rapat pengurus harian di kediaman Lukman Hakim Saifuddin di Jalan Widya Chandra III, Jakarta Selatan, Kamis (18/2/2016) malam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekurang-kurangnya 3-4 bulan sebelumnya kita baru selesai karena kita juga berpartisipasi dalam komunikasi politik kepada bakal-bakal calon di 27 daerah yang akan melaksanakan pilkada. Sehingga memang sudah tepat apabila mahkamah partai menetapkan muktamar itu April, karena itu kita harapkan betul-betul sudah tuntas persoalan PPP," imbuhnya.

Sebelum muktamar, PPP menurut Romi akan menggelar mukernas. Ada dua bahasan dalam mukernas yakni penyelesaian konflik PPP dan persiapan muktamar.

"Pertama penetapan dewan wilayah dan cabang sebagai peserta muktamar yang mengikuti pendapat mahkamah partai dan itu artinya menganulir seluruh kepengurusan eks Muktamar Surabaya dan Muktamar Jakarta. Kedua penetapan waktu dan penyelenggaraan muktamar," paparnya.

Romi juga mengimbau agar kader PPP di seluruh daerah menerima keputusan Menkum HAM Yasonna Laoly mengaktifkan lagi kepengurusan Muktamar Bandung. Dia berharap tak ada upaya perlawanan hukum atas keputusan Menkum tersebut.

"Kepada saudara kami di seluruh komponen ada pemikiran-pemikiran untuk melakukan perlawanan hukum saya hanya ingin mengimbau sudahilah pertikaian ini. Karena seluruh konstituen di Indonesia tidak ada harapan lain kecuali islah. Kedua jangan menyandera partai ini yang seharusnya diakhiri bersama-sama," ujar Romi. (fdn/fdn)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads