Penembakan Agen, Italia Tuntut Kolaborasi Maksimum dari AS

Penembakan Agen, Italia Tuntut Kolaborasi Maksimum dari AS

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2005 11:45 WIB
Jakarta - Pemerintah Italia menuntut adanya "kolaborasi maksimum" dari Amerika Serikat dalam penyelidikan bersama atas insiden penembakan agen Italia di Irak. Permintaan itu disampaikan Perdana Menteri (PM) Italia Silvio Berlusconi."Kami punya tugas untuk menuntut adanya kolaborasi maksimum untuk memperoleh kebenaran dan memastikan siapa yang bertanggung jawab," tukas PM Berlusconi dalam pidatonya di depan senat Italia.Agen intelijen Italia, Nicola Calipari tewas ditembak pasukan AS ketika tengah mengawal jurnalis Giuliana Sgrena yang baru dibebaskan penculiknya. Sgrena juga terluka dalam aksi penembakan yang terjadi ketika mereka dalam perjalanan menuju bandar udara Baghdad.Presiden AS George W Bush telah mengumumkan dimulainya penyelidikan atas peristiwa penembakan itu. Seorang pejabat militer dan diplomat Italia dibolehkan ikut terlibat dalam komisi bersama itu. Hal ini disambut gembira oleh pemerintah Italia.Menurut Berlusconi, seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (10/3/2005), hal itu menunjukkan bahwa Washington tidak punya niat untuk menyembunyikan kebenaran. "Saya telah menyampaikan kepuasan saya atas keputusan ini, yang menunjukkan bahwa sekutu-sekutu kami tidak punya niat untuk menyembunyikan kebenaran dari kami," kata Berlusconi.Kematian Calipari mengundang protes keras dari masyarakat dan pejabat-pejabat Italia. Namun PM Berlusconi menyatakan peristiwa itu tidak sampai menimbulkan perpecahan antara AS dan Italia yang bersekutu. (ita/)


Berita Terkait