Nurdin Halid sebelumnya menyebut ada Ketum Golkar yang bagi-bagi uang SGD 10.000 (sekitar Rp 95 juta) per satu ketua DPD tingkat II. Yang sudah dibagikan adalah wilayah Sulawesi Utara.
Bambang Soesatyo merespons tudingan Nurdin Halid ke salah satu caketum Golkar itu. Bambang mengungkap rumor ada calon ketum Golkar yang menjanjikan miliaran rupiah per satu suara, wah!
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam perbincangan dengan detikcom, Kamis (18/2/2016) ini, Bambang lantas menjawab pernyataan Nurdin Halid yang terkesan meremehkannya. Bambang tak terima dirinya dianggap orang baru di Golkar.
"Kalau NH bilang saya orang baru di Golkar itu keliru besar.Β Mungkin lebih dulu saya di Golkar ketimbang NH. Semua orang Golkar terutama yang di pusat pasti tahu. Saya orang lama di Golkar sejak zaman Harmoko. Lebih dari 25 tahun. Jadi caleg saja saya sudah 6 kali. Baru yang ke-5 tahun 2009-2014 dan ke-6 tahun 2014-2019 saya lolos. Mungkin NH lupa," kata Bambang.
"Jadi perlu saya luruskan. Saya aktif di AMPI juga sejak Agung Laksono ketum AMPI. Saya pernah satu kompartemen bidang ekonomi bersama Bambang Tri Soeharto, Warno Hardjo, Fahmi Idris dan Fadel Muhamad," bebernya.
Lalu, siapa sebenarnya caketum yang diisukan menawarkan duit miliaran rupiah jelang Munas Golkar itu?
(van/nrl)











































