Demo Ambalat, Mahasiswa Semarang Sobek Bendera Malaysia
Kamis, 10 Mar 2005 11:03 WIB
Semarang - Aksi menyikapi Ambalat terus terjadi di Semarang. Untuk menunjukkan protes, seratus orang yang tergabung dalam Forum Bela NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia) menyobek replika bendera Malyasia.Peserta aksi yang merupakan gabungan organisasi mahasiswa Universitas Sultan Agung berangkat dari kampus, Jl. Kaligawe, sekitar pukul 10.00 WIB, Kamis (10/3/2005). Dengan membawa puluhan sepeda motor, bus, dan mobil pengangkut sound system mereka menuju Bundaran Air Mancur, Jl. Pahlawan.Di kawasan yang biasa digunakan aksi demontrasi tersebut para mahasiswa berorasi menentang klaim Malysia soal blok Ambalat. Mereka merasa tersinggung karena negeri jiran itu selalu mengganggu Indonesia. Misalnya, soal TKI dan terakhir soal Ambalat.Beberapa orang menggelar happening art yang menyindir tindakan pemerintah Malaysia soal TKI. Untuk memrotes hal itu, mereka merobek replika bendera Malaysia. Setelah itu mereka mengangkat tinggi-tinggi bendera Indonesia dan menyanyikan lagu-lagu perjuangan.Dari kawasan Bundaran Air Mancur mereka melanjutkan aksinya ke Kantor DPRD Jateng yang jaraknya hanya puluhan meter dari lokasi awal. Di sana mereka berorasi dan meminta dukungan kepada anggota dewan. Hingga kini, mereka masih berada di Kantor DPRD.Di tempat yang sama dengan waktu yang berbeda, aksi serupa juga dilakukan PMII Komisariat Universitas Diponegoro. Mereka juga menuntut pemerintah SBY tegas soal Ambalat. "Kalau tidak maka kita akan terus diinjak. Kita adalah bangsa yang berdaulat," kata salah satu peserta aksi.
(nrl/)











































