Bicara Demokrasi, Zulkifli: Saya dari Dusun Tak Terpikir Jadi Ketua MPR

Bicara Demokrasi, Zulkifli: Saya dari Dusun Tak Terpikir Jadi Ketua MPR

Erwin Dariyanto - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 12:16 WIB
Bicara Demokrasi, Zulkifli: Saya dari Dusun Tak Terpikir Jadi Ketua MPR
Foto: Erwin Dariyanto
Jakarta - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Zulkifli Hasan mengatakan reformasi yang telah berjalan selama 18 tahun ini telah membawa sejumlah perubahan positif bagi bangsa. Indonesia, kata Zulkifli, kini tercatat sebagai negara demokrasi terbesar ketiga.

"Setelah reformasi 1998 kini siapapun bisa menjadiย  (pejabat) apapun," kata Zulkifli saat membuka Ekspos 8 tahun Nur Alam-Saleh Lasata (Nusa) membangun Sulawesi Tenggara di Kendari, Kamis (18/2/2016).

Zulkifli mencontohkan, dia yang berasal dari sebuah dusun di Sumatera Selatan tak pernah terpikir bisa menjadi menteri dan Ketua MPR.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya yang dari dusun di Sumatera Selatan tak pernah terpikir bisa menjadi menteri dan Ketua MPR," kata Zulkifli yang juga Ketua Umum Partai Amanat Nasional itu.

Zulkifli sebelum menjadi Ketua MPR pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan. Dia juga pernah menjabat sebagai Ketua Fraksi PAN di DPR.

Semua perkembangan demokrasi itu, kata Zulkifli, adalah buah dari reformasi. "Ini semua perlu kita syukuri bersama," kata Zulkifli.

Namun Zulkifli mengingatkan bahwa saat ini jiwa persaudaraan dan roh kebangsaan sedikit demi sedikit sudah mulai pudar. Sehingga, kata dia, perlu kepedulian semua pihak untuk kembali mengajarkan wawasan kebangsaan.

Menurut Zulkifli sudah semestinya pengajaran soal wawasan kebangsaan tak lagi hanya menjadi tugas MPR. Pemerintah daerah sampai pusat perlu dilibatkan dalam pengajaran wawasan kebangsaan. (erd/tor)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads