Menurut Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia dan Bantuan Hukum Indonesia (PWNI & BHI) Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Lalu M Iqbal, sejauh ini tidak ada korban jiwa dari Warga Negara Indonesia (WNI). Namun pihak Kemlu terus memantau perkembangan situasi di sana.
"Sejauh ini tidak ada laporan mengenai WNI yang menjadi korban. Pihak keamanan saat ini sedang melakukan investigasi mengenai penyebab ledakan tersebut," kata Direktur PWNI & BHI Kemlu Lalu M Iqbal dalam pesan singkatnya, Kamis (18/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu Presiden Recep Tayyip Erdogan berjanji akan melakukan pembalasan terhadap pelaku. Serentetan serangan di Turki ini diduga oleh salah satu kelompok jihad yang juga pemberontak Kurdi.
"Tekad kami adalah untuk membalas serangan yang telah berupaya memecah kesatuan kita. Perlu diketahui bahwa Turki tak akan menahan diri dan dapat menggunakan haknya untuk mempertahankan diri setiap saat," kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan merespons ledakan yang terjadi seperti dikutip dari ABC News, Kamis (18/2/2016). (yds/asp)











































