Komisi VIII Minta Kemenag Periksa Jari yang Mengaku Nabi Isa

Komisi VIII Minta Kemenag Periksa Jari yang Mengaku Nabi Isa

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 09:07 WIB
Komisi VIII Minta Kemenag Periksa Jari yang Mengaku Nabi Isa
Foto: Enggran Eko Budianto
Jakarta - Jari, warga Jombang, Jawa Timur mengklaim dirinya sebagai Nabi Isa. Dia pun kemudian menyebarkan ajarannya lewat Ponpes Kahuripan Ash Shiroth di Jombang.

Menanggapi fenomena ini, Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ledia Hanifa mengatakan bahwa persoalan ini bukanlah yang pertama terjadi di Indonesia. Ledia berharap ada pemeriksaan yang mendalam dari Kementerian Agama (Kemenag) terkait kasus ini.

"Dia seperti ini ada beberapa persoalan ya. Dan ini bukan persoalan pertama yang ada yang mengaku sebagai nabi. Ini kan jatuhnya sudah penistaan agama. Jadi kementerian Agama sudah harus memeriksa dengan benar," kata Wakil Ketua Komisi VIII DPR Ledia Hanifah saat dihubungi detikcom, Rabu (17/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Seperti Gafatar itu kan perkembangan ajaran yang ke sekian kan. Dan saya rasa Kemenag harus datang langsung temui dia untuk berdialog," lanjutnya.

Dialog itu lanjut Ledia sangat penting karena saat ini Jari sudah menganggap ajarannya benar. Dialog ini juga untuk menyadarkan Jari bahwa nabi terakhir adalah Nabi Muhammad SAW.

"Kemenag harus menginformasikan kepadanya bahwa Nabi Muhammad adalah nabi terakhir di dalam Islam. Tidak ada nabi berikutnya setelah itu," ucap Ledia Hanifah.

Sebelumnya, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin sudah memerintahkan jajarannya untuk memeriksa lebih jauh. Sayangnya Lukman masih belum mendapat update terkait pria yang mengklaim dirinya sebagai nabi itu.

"Saya sedang mencari tahu. Saya sudah menginstruksikan ke Kemenag di sana untuk mendalami, mencari tahu informasi sesungguhnya seperti apa," ungkap Lukman menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Kompleks Senayan, Jakarta, Rabu (17/2/2016). (yds/bpn)


Berita Terkait