Gubernur Ganjar Siap Tampung Eks PSK Kalijodo ke Jawa Tengah

Gubernur Ganjar Siap Tampung Eks PSK Kalijodo ke Jawa Tengah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 18 Feb 2016 07:43 WIB
Gubernur Ganjar Siap Tampung Eks PSK Kalijodo ke Jawa Tengah
Ganjar Pranowo. Foto: Agung Pambudhy/detikcom
Banjarnegara - Menteri Sosial Kofifah Indar Parawansa menyatakan para eks PSK di Kalijodo akan disalurkan ke pabrik garmen di Jawa Tengah. Menanggapi hal itu, Gubernur Jateng Ganjar Pranowo dengan tegas siap menampungnya.

Meski demikian, Ganjar punya syarat untuk menampung para mantan PSK nantinya yaitu harus dilatih dahulu. Menurutnya para eks PSK juga warga negara yang berhak mendapatkan pekerjaan layak.

"Enggak apa-apa, yang penting dilatih dulu, kan mereka juga harus dapat pekerjaan, sama lah. Kalau mereka mau kan enggak apa-apa," kata Ganjar di Banjarnegara, Rabu malam (17/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hal itu senada dengan yang diungkapkan Mensos yaitu akan memberikan pelatihan bagi para eks PSK Kalijodo yang akan disalurkan ke pabrik garmen di Jawa Tengah.

"Kemarin Boyolali sama Sragen cari (tenaga kerja untuk pabrik garmen), masih kurang. Saya belum tahu Mensos sudah hubungi ke mana. Kalau kita bicara pabrik garmen gedhe ada di Solo raya, Sukoharjo, Wonogari, Boyolali, Semarang," pungkasnya.


Ganjar tidak mempermasalahkan jika Jateng menjadi tempat menampung warga dari daerah lain seperti halnya PSK Kalijodo maupun eks Gafatar yang tidak lagi diterima di lingkungan keluarga. Pertumbuhan jumlah penduduk  juga sudah menjadi perhitungan Ganjar jika banyak yang masuk ke Jateng.

"Jateng harus jadi anchor-nya Indonesia, jadi kalau ada rakyat Indonesia yang bermasalah kemudian tidak ada yang menerima, Jateng harus siap terima, kalau tidak, dia akan terusir dari republik ini," tegas Ganjar.

Diketahui, selain menyalurkan para eks PSK Kalijodo ke pabrik dan diberi pembekalan, Mensos juga menyiapkan opsi lain yaitu pemberian modal usaha Rp 5 juta seperti yang diterapkan di Gang Dolly.

(alg/bag)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini