Soal Kalijodo, Menag Minta Jakarta Bebas Prostitusi

Elza Astari Retaduari - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 16:47 WIB
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Prostitusi di Kalijodo tengah menjadi sorotan dan akan segera ditertibkan oleh Gubernur DKI Basuki T Purnama (Ahok) beserta jajarannya. Menteri Agama Lukman Hakim pun berharap agar Ibu Kota bisa bebas dari praktik prostitusi.

"Iya (Jakarta bebas prostitusi), idealnya memang begitu," ungkap Lukman di Gedung DPR, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (17/2/2016).

Saat ini Ahok sedang berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk menertibkan kawasan Kalijodo yang akan dijadikan ruang terbuka hijau. Polda Metro Jaya dan Kodam Jaya/Jayakarta dilibatkan untuk penertiban.

Menurut Lukman, prostitusi bisa diperangi dengan melibatkan keluarga. Kemenag pun ingin masuk dengan melakukan pendekatan ke keluarga untuk memberantas prostitusi.

"Kami ingin lebih membenahi ketahanan keluarga. Kursus pranikah segala macam itu lebih diintensifkan. Kalau keluarga harmonis, baik, akan terefleksikan di kehidupan masyarakat. Jadi kaitan dengan prostitusi itu bisa teratasi," ujar Lukman.

Memang langkah seperti itu disebutnya baru akan terasa di kemudian hari. Namun efek jangka panjang tersebut dinilai Lukman merupakan langkah subtantif untuk mengurangi bisnis pelayanan jasa seksual.

"Tentu, itu lah karena persoalan di masyarakat itu terkait dengan keluarganya masing-masing. Kalau semua membentengi diri, harapannya akan terefleksikan," tutur politisi PPP itu.

Lukman pun lalu mengingatkan bahwa prostitusi merupakan tindakan yang tidak dibenarkan oleh agama manapun. Sehingga harus diselesaikan secara bersama-sama, termasuk oleh pribadi pelaku prostitusi itu sendiri.

"Prostusi tindakan yang tak bisa ditolerir oleh agama. Itu adalah penyimpangan karena ketiadaan pilihan alternatif mata pencaharian lain. Ini masalah sosial yang kompleks," tutup Lukman. (ear/tor)