Assalamualaikum,
Assalamualaikum,
Assalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Salam ta'dhim dumateng poro Kyai. Kulo nyuwon pangapunten sak ageng-agengipun lan Kulo nyuwon restu dumateng Panjenengab sedoyo, kapilihe Kawulane Gusti pepestene tanda-tanda zaman akhir.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wassalamualaikum warohmatullohi wabarokatuh.
Penyelenggara Syariah Kemenag Kabupaten Jombang, Ilham Rachim mengatakan, surat tersebut dikirim oleh Jari pada Agustus 2007 silam. Pada bagian bawah surat tercantum nama dan tanda tangan Jari atau Raden Aryo selaku imam Ponpes Ash Shiroth dan juga Kerasulan Isa Habibullah tanda akhir zaman.
"Surat tersebut ditujukan salah satunya ke Gus Mus (KH Mustofa Bisyri) dan Cak Nun (Emha Ainun Najib)," kata Ilham kepada wartawan sembari menunjukkan surat dari Jari, Selasa (16/2/2016).
Ilham tak tahu pasti bagaimana respon para ulama kala itu. Hanya saja, dia mengaku baru mengendus ajaran Jari di Ponpes Kahuripan Ash Shiroth, Dusun Gempol, Desa Karang Pakis, Kecamatan Kabuh, Kabupaten Jombang sejak Juli 2015.
"Kami belum bisa menyatakan sesat sebab masih kami kaji," ujarnya.
Terdapat 3 lampiran lainnya dalam surat dari Jari yang ditunjukkan Ilham kepada wartawan. Lampiran tersebut menjelaskan silsilah Jari yang mengklaim sebagai keturunan Nabi Muhammad dari garis putri nabi, Fatimah yang menikah dengan keponakan nabi, Ali Bin Abi Tholib.
Tanpa penjelasan detail, garis keturunan itu turun ke Sunan Giri atau Maulana Joko Samudro. Berlanjut sampai kakek dan ayah Jari, Juremi dan Pardi. Pada bagian bawah surat terdapat catatan yang menyebutkan silsilah keturunan itu bersumber dari Ponpes Takeran Madiun.
"Pak Jari mengaku keturunan Sunan Giri," pungkas Ilham.
Jari mengklaim dirinya sebagai Nabi Isa setelah menerima wahyu saat salat malam di sebuah Popes di Desa Brangkal, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto pada akhir 2004. Suami Umi Lutfiati (46) ini mendirikan Ponpes Kahuripan Ash Shiroth di Dusun Gempol.
Di tempat tersebut, Jari menyebarkan ajarannya kepada puluhan orang pengikutnya. Kelompok ini rutin menggelar pengajian 2 kali dalam sebulan. Para pengikutnya juga mengimani bahwa anak pertama Jari merupakan Imam Mahdi. (dra/dra)











































