Isu:
Video tentang awan yang jatuh dari langit di Maroko menjadi viral di YouTube. Video yang berdurasi 3 menit 13 detik ini membuat heboh dunia maya sejak diposting awal Februari lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ukuran gumpalan bervariasi, ada yang sebesar mobil dan melayang-layang di atas jalanan, ada juga yang memenuhi sungai dan menutup pepohonan.
Berbagai spekulasi bermunculan, mulai dari awan jatuh tanda kiamat, adanya mahluk luar angkasa sampai rekayasa cuaca. Apakah betul gumpalan putih itu awan yang jatuh dari langit?
Investigasi:
detikcom melihat video tersebut, sekilas memang seperti gumpalan awan, namun saat si pembuat video menyentuh gumpalan itu, teksturnya mirip seperti busa.
detikcom juga mengirimkan video tersebut ke Badan Metereologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Kepala Bidang Sub-Informasi Publik Hari Tirto Djatmiko menjelaskan video itu bukanlah awan, apalagi awan jatuh dari langit. Gumpalan putih itu adalah busa yang disebabkan oleh limbah dan polusi.
"Video tersebut bukan mirip awan jatuh namun menggambarkan tentang busa akibat polusi atau limbah dari pabrik yang dibawa oleh angin," ucap Hari kepada detikcom.
Menurut Hari, peristiwa yang mirip juga pernah terjadi. Penyebabnya juga sama karena masalah polusi. "Peristiwa itu juga pernah terjadi di India karena pencemaran," jelasnya.
Kesimpulan:
Gumpalan putih yang disebut sebagai fenomena awan jatuh di Maroko adalah tidak benar atau hoax. Gumpalan itu adalah biasa yang terjadi karena polusi.
Foto: Youtube- Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom |
Jika Anda punya kabar yang belum pasti kebenarannya dan ramai menjadi pembicaraan publik, bisa kirimkan isu tersebut di sini.
(slm/mad)












































Foto: Youtube- Ilustrasi oleh Andhika Akbarayansyah/detikcom