Sekjen PKS Mundur, Hanya Demi Bisnis?

Sekjen PKS Mundur, Hanya Demi Bisnis?

Indah Mutiara Kami - detikNews
Rabu, 17 Feb 2016 10:19 WIB
Foto: Ari Saputra
Jakarta - Sekjen PKS Taufik Ridlo mengundurkan diri dari jabatannya. Taufik Ridlo berharap Sekjen PKS penggantinya lebih efektif mengurus partai. Benarkah dia mundur semata-mata demi kerajaan bisnisnya?

Wajar pertanyaan ini muncul karena jarang sekali seseorang yang sudah menempati posisi penting di partai malah sibuk mengurus bisnis. Apalagi posisi Sekjen Partai tentu sangat strategis dalam mengkonsolidasikan partaiย  menghadapi pilkada serentak dan dan agenda politik lain menuju Pemilu 2019.

Apakah benar Taufik Ridlo mundur hanya demi bisnisnya? Pertanyaan ini juga muncul di kalangan internal PKS. Sejumlah elite PKS menyebut pengunduran diri ini bukan semata-mata karena bisnisnya, tapi karena memang sudah tidak efektif menjadi Sekjen PKS. Memang Taufik Ridlo jarang sekali muncul bersama Presiden PKS Sohibul Iman yang belakangan justru kerap muncul bersama Wasekjen Mardani Ali Sera.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun bukan PKS kalau tak pandai menjaga 'rahasia' internal partai. Presiden PKS tak mau menjawab spekulasi berbagai pihak seputar pengunduran diri Taufik Ridlo yang sebelum mendampinginya juga pernah jadi Sekjen PKS pendamping Anis Matta.

Kepada wartawan Presiden PKS Sohibul Iman mengungkap bahwa Taufik Ridlo mundur karena tidak optimal menjalankan tugas sebagai Sekjen karena harus mengurusi bisnisnya.

"Betul ada pengajuan surat pengunduran diri Pak Taufik dari posisi Sekjen. Alasannya katanya tidak bisa optimal menjalankan tugas-tugasnya sebagai sekjen. Itu kira-kira yang tertulis di suratnya," kata Sohibul Iman kepada detikcom, Selasa (16/2/2016).

"Memang dalam beberapa kali kesempatan ngobrol, Pak Taufik menyampaikan bahwa dirinya banyak pekerjaan terkait bisnis. Dan memang beberapa kali beliau minta izin untuk urusan-urusan tersebut, biasanya beberapa hari, bahkan pernah 2 pekan. Ya kita memaklumi kesibukannya," lanjut Sohibul.

Lalu apakah mundurnya Taufik Ridlo benar-benar murni karena ingin fokus mengurus bisnisnya atau ada gesekan di internal PKS? Apalagi saat ini ada isu santer sedang dilakukan revitalisasi di internal PKS termasuk untuk posisi strategis di DPR, sudah sangat jelas Ketua Majelis Syuro Salim Segaf Al-Jufri meminta Fahri Hamzah mundur dari kursi Wakil Ketua DPR, meski permintaan itu ditolak oleh Fahri. Persoalan Fahri Hamzah ini pun terus bergulir sampai kini dan tengah diproses di internal PKS, kabarnya akan ada keputusan dalam waktu dekat. Setelah Taufik Ridlo mundur, akan ada kabar mengejutkan apa lagi dari PKS?

(van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads