"Saya sudah membangun komunikasi lama dengan ketua DPD I dan DPD II semua provinsi. Utamanya saat persiapan maju di Munas Bali dulu, hubungan itu sudah terjaga dan sangat baik. Mereka semua menunggu," kata Priyo saat dihubungi, Selasa (16/2/2016).
Priyo mengaku masih mencari waktu yang tepat untuk deklarasi sebagai calon ketua umum Partai Golkar. Mantan Wakil Ketua DPR itu tak masalah calon lain yang ingin deklarasi lebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemilik suara itu terkait dengan adanya beda pemahaman soal kepesertaan Munas. Meski disepakati pemilik suara itu adalah DPD hasil kepengurusan Munas Riau, namun belum secara menyeluruh diterima DPD yang masih terpecah di dua kubu.
Priyo berharap Munas Golkar kali ini benar-benar menjadi momen untuk penyatuan Partai Golkar, setelah setahun kisruh kepengurusan hasil dua Munas berbeda.
"Semua berharap Munas akan menentukan masa depan Partai Golkar, dan akan terpilih pemimpin baru yang mengayomi semua perbedaan-perbedaan. Pemimpin yang punya jam terbang cukup, berpengalaman, termasuk memahami tentang tantangan berat dan persoalan nasional kebangsaan dan daerah," kata Priyo. (bal/van)










































