Belum Ditemukan, Ini 13 ABK Kapal yang Tenggelam di Asmat

Belum Ditemukan, Ini 13 ABK Kapal yang Tenggelam di Asmat

Wilpret Siagian - detikNews
Senin, 15 Feb 2016 22:25 WIB
Belum Ditemukan, Ini 13 ABK Kapal yang Tenggelam di Asmat
Foto: Ilustrasi tenggelam (thinkstock)
Jayapura - Hingga malam ini pencarian 13 orang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Azula yang tenggelam di perairan Asmat, Papua, belum membuahkan hasil. Tim SAR melakukan pencarian dibantu TNI AL Pos Lanal Asmat, Pemda Asmat, dan Basarnas dengan mengerahkan kapal KN217 dari Timika.

"Tim SAR dibantu satuan lain masih berada dilaut terus melakukan pencarian terhadap korban, menggunakan 3 kapal milik SAR Timika,  Speedboat milik perhubungan dan satu loangboat," kata Humas SAR Mimika, Muhammad saat dihubungi detikcom, Senin (15/2/2016).

Sempat beradar informasi bahwa para ABK kapal itu sudah diselamatkan oleh warga pesisir muara Asmat. Namun Tim SAR tetap melakukan pencarian sambil mengecek kebenaran informasi itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Terkait dengan adanya informasi yang beredar di masyarakat bahwa para awak kapal itu sudah diselamatkan nelayan pesisir muara Asmat. Tetapi kebenaran itu perlu dicross cek ke pihak kepolisian," ujar Muhammad.

Sementara itu, dari manifest yang diperoleh dari Dinas Perhubungan Pelabuhan Mimika, ada 13 nama ABK  Kapal Motor Azula yang tercatat (Sebelumnya ditulis 14 penumpang). Mereka adalah:

1. Abdul Racman Hakim (Nakhoda)
2. Dimas Apriyona (Mualim 1)
3. Fasal (Mualim 2)
4. Agus Dwiuntoro (KKM)
5. Aris Untoro (Masinis 1)
6. Dani Evra Purba (Masinis 2)
7. Muhammad Muntoha (Macronis)
8. Ahmad Fausi (Juru Mudi)
9. Muhammad Aperisal (Juru Mudi)
10. Samson Heppi Ambarita (Juru Minyak)
11. Nuzakkir (Juru Minyak)
12. Anggit Restu Dianto (Juru Minyak)
13. Taufik Nur Hidayat (Juru Minyak)

KM Azula berlayar dari Timika menuju Asmat pada Sabtu (13/2). Tim SAR mendapatkan laporan pada pukul 22.00 WIT hari itu bahwa kapal tenggelam. Kemudian mereka menyisir perairan, namun tak membuahkan hasil.

Kapal Azula bukanlah kapal penumpang, tapi kapal pengangkut logistik material bangunan untuk pembangunan jembatan di Asmat. Sebelum menuju Asmat, singgah di pelabuhan Mimika. Ada indikasi kapal kelebihan muatan. Hal itu diperparah dengan cuaca buruk di perairan Asmat. Diduga kapal mengalami kebocoran dan dihantam gelombang.

(miq/miq)


Berita Terkait