Awalnya anggota Jatanras Polres Kota Bekasi mendapati informasi di Jalan Harapan Indah, Kelurahan Medan Satria, Kecamatan Medan Satria, sering terjadi tindak kejahatan pencurian sepeda motor. Sekira hari Sabtu (12/2) pukul 16.30 WIB, anggota Polres Kota Bekasi yang dipimpin Kanit Jatanras, AKP Untung Riswaji, melakukan observasi di lokasi tersebut.
Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom) |
"Satu unit mobil Toyota Inova B 1904 EU yang tengah terpakir dicurigai oleh anggota. Tak lama dari dalam mobil keluar seseorang dengan bagian pinggang terlihat benda yang menyerupai senjata api, kemudian pelaku langsung masuk ke mobil dan tancap gas," ujar Kasubag Humas Polres Kota Bekasi, Iptu Puji Astuti, Senin (15/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom) |
Anggota pun melakukan pengejaran terhadap mobil tersebut. Untuk menghentikan laju kendaraan itu, polisi melepas tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara.
"Di saat bersamaan tembakan peringatan tersebut mendapat balasan dari salah satu penumpang, sehingga terjadi baku tembak di lokasi," sambungnya.
Barang bukti dari begal komplotan Sajudin (Edward/detikcom) |
Puji mengatakan baku tembak terhenti setelah salah satu penumpang yang diketahui bernama Sajudin tewas. Sementara dua orang lain yakni Muhammad Sulaiman dan Kuswinarto anggota TNI menyerahkan diri.
"Muhammad Sulaiman mengalami luka tembak di kaki kiri. Hasil penggeledahan didapatkan 2 pucuk senjata api jenis revolver berikut kunci leter T dan lima mata kuncinya," bebernya.
Sebelum tertangkap dikatakan Puji, Sajudin cs berhasil mencuri empat buah motor di kawasan Jakarta Timur dan Kota Bekasi. Motor hasil curian dijual oleh Sajudin ke Karawang, Jakarta Barat.
Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom) |
"Untuk oknum TNI AD sudah diserahkan ke POM Kota Bekasi. Sementara Muhammad Sulaiman terancam hukuman 5 tahun penjara," tutupnya.
Sebelumnya Komandan Denpom Jaya II/Cijantung Letkol Cpm Joni Kuswaryanto membenarkan adanya keterlibatan salah seorang prajurit dalam baku tembak di Medan Satria Kota Bekasi. Pihaknya masih menggunakan asas praduga tidak bersalah hingga pemeriksaan terhadap prajurit itu dilakukan.
"Keterlibatannya seperti apa masih didalami dulu, kita masih menggunakan asas praduga tak bersalah. Namun kami pastikan setelah dikroscek, saudara K tidak membawa senjata api," pungkas Joni. (ed/rvk)











































Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom)
Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom)
Barang bukti dari begal komplotan Sajudin (Edward/detikcom)
Begal komplotan Sajudin diringkus (Edward/detikcom)