DetikNews
Senin 15 Februari 2016, 18:08 WIB

Melihat Pulau Terdepan Indonesia di Maluku Barat, Internet Adalah Mahal

Aditya Fajar Indrawan - detikNews
Melihat Pulau Terdepan Indonesia di Maluku Barat, Internet Adalah Mahal Foto: Aditya Fajar/detikcom
Maluku Barat - Membayangkan pulau-pulau terdepan Indonesia, di dekat wilayah perbatasan adalah melihat Indonesia yang jauh dari berbagai fasilitas. Tapi tetap saja, selalu ada harapan di tengah keterbatasan.

Detikcom berkesempatan menyambangi Pulau Leti, Moa, Lakor dan lainnya merupakan pulau-pulau terdepan Indonesia yang berada di Kepulauan Maluku Barat Daya, Maluku. Mereka yang tinggal di pulau pun masih merasakan minimnya fasilitas.

detikcom diberi kesempatan ikut serta dalam pelayaran Bakti sosial Pelayanan kesehatan TNI dengan KRI dr Soeharso, sejak Kamis (4/2/2016). Untuk mencapai pulau ini, Tim kesehatan TNI harus menembus ombak lautan dari Pulau Kupang, dengan perjalanan sekitar 2 hari berlayar untuk tiba di pulau pertama.

Salah satu pulau terbesar adalah Pulau Moa yang berada di kepulauan Maluku Barat Daya setelah Pulau Wetar. Pulau Moa ini sudah memiliki fasilitas yang paling mumpuni di banding pulau lainnya. Sudah ada akses Internet di pulau tersebut, dan jaringan listrik yang stabil, untuk keamanan pulau ini juga memiliki Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek).

Sama seperti di kota besar lainnya, jalanan mulus dengan bahan aspal sudah tersedia di sini. Walaupun dikelilingi laut, aktivitas warga di sini bukan hanya nelayan, ada rutinitas lainnya seperti berkebun hingga berdagang.

Karena memiliki akses Internet, banyak masyarakat dari pulau lain datang ke pulau itu untuk mengakses Internet. Hanya ada satu Warnet di pulau itu, dan menjadi tempat favorit para siswa dan guru untuk mencari data pelajaran.

"Ya cuma ada satu warnet di sini, ini juga pakai satelit untuk Internet, satu jamnya Rp 20 ribu. Banyak yang datang guru dan murid untuk cari pelajaran," kata Gio pemilik Warnet di pulau Moa.

Selain di Pulau Moa, pulau Wetar, dan Kisar sudah tersedia beberapa fasilitas penunjang. Namun itu pun masih terbatas penggunaannya, di Pulau Lakor, Leti dan Liran saja aliran listrik dari PLN masih terbatas.

"Di sini sudah ada listrik tapi baru bisa di pakai sore sampai pagi, kalau sudah pagi listrik mati. Paling kita juga pakai Surya cell (solar panel), untuk listrik tower telepon saja," papar Ernus penduduk pulau Leti.

Kendati tinggal di daerah terluar Indonesia, kehidupan warga di pulau-pulau itu tampak harmonis. Tingkat kejahatan yang ditangani polisi saja rendah, bahkan bisa diselesaikan dengan musyawarah.

"Kejahatan di sini tidak ada, paling hanya ribut karena mabuk sofi saja, tidak sampai dibawa ke polisi. Adat di sini masih kental kekeluargaannya harmonis," ucap Bripka Une polisi kepulauan Leti Moa Lakor.
(adit/dra)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed