"Saya lagi launching. Ada namanya Pak Suyoto, Bupati Bojonegoro. Jadi di samping Bima Arya, Desy Ratnasari, Eko Patrio, ada Pak Yusril, Pak Ahok, Sandiaga Uno, Ridwan Kamil," kata Ketua Umum DPP PAN Zulkifli Hasan usai bertemu pengurus PP Muhammadiyah di gedung PP Muhammadiyah, Jl Cikini Raya, Jakarta Pusat, Senin (16/2/2016).
Alasan PAN memperkenalkan Suyoto sebagai balon Pilkada DKI yakni karena prestasi selama menjabat sebagai bupati 2 periode. Ia disebut Zulkifli berhasil membangun Bojonegoro menjadi lebih baik.
"Dia berhasil 2 kali menjadi bupati. Mengurangi kemiskinan, pembangunan meningkat, pertumbuhan ekonomi. Salah satu bupati terbaik se-Indonesia," ucap Ketua MPR itu mantap.
Berbeda dengan Gerindra yang melakukan penjaringan, PAN memilih langsung mengadakan survei. Survei ini akan dilakukan sekitar April atau Mei untuk menjaring aspirasi warga Jakarta dalam memilih calon gubernurnya. Hasil survei inilah yang menjadi patokan PAN memilih calon gubernur yang akan didukung.
"Nanti bulan April atau Mei kita survei. Saya ikut kata rakyat Jakarta. Kata rakyat Jakarta A, kita dukung si A. Bisa juga salah satu yang dalam survei itu. Buat kita sama saja," pungkasnya. (van/trw)











































