Usai Dibujuk Polisi, Aksi Mogok Makan di Bandung Bubar

Usai Dibujuk Polisi, Aksi Mogok Makan di Bandung Bubar

- detikNews
Kamis, 10 Mar 2005 01:12 WIB
Bandung - Aksi mogok makan yang dilakukan 15 mahasiswa di Bandung yang menolak kenaikan BBM akhirnya dihentikan. Bubarnya aksi ini setelah adanya bujukan dari petugas Polres Bandung Tengah.Sekitar 30an personel yang dipimpin Kasat Intel Polres Bandung Tengah, AKP I Ketut Petra, Rabu (9/3/2005) malam, mendatangi tenda tempat mahasiswa melakukan aksi. Melihat polisi datang, belasan mahasiswa ini pun langsung berdiri dan bergandengan tangan.Korlap aksi, Mako, kemudian langsung menemui Petra guna bernegosiasi. Petra meminta aksi dihentikan karena penyampaian pendapat tidak diperbolehkan untuk berlangsung pada malam hari.Sempat terjadi ketegangan dalam negosiasi ini. Namun, setelah beberapa kali dibujuk, akhirnya belasan mahasiswa ini mengalah dan membubarkan diri pada pukul 23.08 WIB.Beberapa mahasiswa sempat menolak untuk meninggalkan tenda yang berdiri di depan pagar Gedung Sate, Jl. Diponegoro, Bandung ini. Mako kemudian memberi pengertian kepada mereka untuk meninggalkan Gedung Sate. Usai mahasiswa pergi, puluhan polisi ini langsung merobohkan tenda tempat mogok makan berlangsung.Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 15 mahasiswa yang berasal dari 7 elemen mahasiswa diantaranya GMNI (Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia), GMKI (Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia), PMII (Persatuan Mahasiswa Islam Indonesia), HMR (Himpunan Mahasiswa Revolusioner), Galib (Gerakan Aktivis Lingkungan Bandung), Gebrak (Gerakan Bersama Rakyat) dan FKMJ (Forum Komunikasi Mahasiswa Jatinangor) menggelar aksi mogok makan pada pukul 12.00 WIB. Aksi ini sebagai bentuk lain penolakan mahasiswa Bandung terhadap kenaikan harga BBM. (ton/)


Berita Terkait