Politikus PKS Minta Pemerintah Tutup Situs Propaganda LGBT

Politikus PKS Minta Pemerintah Tutup Situs Propaganda LGBT

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Senin, 15 Feb 2016 14:35 WIB
Politikus PKS Minta Pemerintah Tutup Situs Propaganda LGBT
Foto: Bagus Prihantoro Nugroho
Jakarta - Isu lesbian, gay, biseksual, dan transgender (LGBT) jadi pembahasan dalam rapat gabungan Komisi I dan III DPR dengan kementerian/lembaga di bawah Kemenko Polhukam. Anggota F-PKS Nasir Djamil meminta situs terkait LGBT ditutup.

"Jadi jangan hanya situs yang dianggap propaganda terorisme saja yang ditutup, LGBT juga," kata Nasir di Ruang Banggar DPR, Senayan, Jakarta, Senin (15/2/2016).

Nasir setuju dengan pernyataan Menko Polhukam Luhut Pandjaitan sebelumnya untuk melindungi kaum LGBT sebagai warga negara. Tetapi tak bisa dilupakan pula ada pernyataan Wapres Jusuf Kalla yang meminta kaum LGBT tak menyebarkan alirannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Jangan sampai ajaran LGBT ini menyebar ke masyarakat kita. Kita harus melindungi masyarakat kita," ujar Nasir.

Aboe Bakar (berbatik cokelat). Foto: Bagus Prihantoro / detikcom

Rekan sefraksinya, Aboe Bakar Alhabsy mendukung usulan Nasir. Dia menambahkan, pemerintah harus ambil sikap tegas terhadap kaum LGBT di Indonesia.

"Putin saja sudah melarang. Irak justru memerintahkan poligami. Lalu di Singapura, sudah tegas melarang gay. Mana sikap Indonesia? Aib ini kalau dibiarkan! Tadi Pak Alimin dari PAN sudah sampaikan tentang umat Nabi Luth yang dihancurkan karena LGBT itu. Itu betul, Pak," tutur pria yang akrab disapa Habib itu. (bpn/tor)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini