Dilihat dari luka yang dialaminya, Bagus terluka di belakang kepala. Gagah, adik Bagus, menyebut selain di belakang kepala ada juga luka di bagian punggung.
"Kalau wajah, jidat dan bagian depan semuanya bersih tidak ada luka," ucap Gagah saat dikonfirmasi detikcom, Senin (15/2/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kepala bagian belakang itu dijahit dan diperban. Perbannya sampai tembus darah. Selain itu ada luka tangan kiri tergores ada dua goresan seperti jatuh di atas aspal," kata Hani.
Dari foto yang diterima detikcom, terlihat Bagus tengah dirawat di RSCM. Dia dalam kondisi tak sadarkan diri. Wajahnya memang tidak terlihat luka, hanya ada perban yang membungkus bagian belakang kepalanya.
Dok Hani Buntari |
Sementara itu, Gunawan Idris teman Bagus yang mendampingi di masa-masa kritis mengatakan, dia mendapat laporan dari satpam RS Budi Kemuliaan bahwa Bagus mengalami kecelakaan. Bagus memang awalnya dibawa ke RS Budi Kemuliaan lalu dirujuk ke RSCM. Satpam mendatangi kantor Telkom yang berada di Jl Kebon Sirih dan bertemu dengan Gunawan. Dia bersama dengan 3 rekannya lalu ke RSCM.
Dia melihat kondisi Bagus kala itu kepalanya berlumuran darah. Petugas RSCM menjahit luka itu sebanyak 10 jahitan, Bagus lalu di-CT Scan dan di-rontgen.
"Saya temani sampai malam dan sudah di-CT Scan. Lukanya itu hanya ada di belakang kepala, wajahnya nggak ada luka, lutut juga nggak ada luka," ucap Gunawan.
Bila melihat luka orang yang jatuh dari Metro Mini, bila korban jatuh tanpa ada yang mendorong, sangat memungkinkan luka yang diderita adalah di bagian muka/depan. Sedangkan bila korban didorong ada kemungkinan dia terluka di bagian depan atau di bagian belakang.
Laluย bagaimana dengan Bagus? Apakah dia didorong atau jatuh sendiri dari Metro Mini masih menjadi misteri. Polisi masih menyelidiki kasus ini.
(slm/nrl)












































Dok Hani Buntari