Kapolsek Citeureup, Kompol Mohammad, menceritakan penangkapan ini bermula pada Sabtu 13 Februari 2016. Saat itu salah satu orang tua korban mencari anaknya yang tak kunjung pulang. Anak tersebut harusnya sudah tiba pulang sekolah sekitar pukul 10.00 WIB, namun sudah 2 jam anak itu belum pulang.
Akhirnya, pada pukul 13.00 WIB, anak itu pulang dan sang ibu mencium aroma aneh di baju anaknya. "Ibu nya mencium ada aroma aneh seperti bau minyak rambu laki-laki dan rambut anaknya kok basah serta terdapat bedak di muka anak itu," ujar Mohammad.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Ibu dari anak itu curiga dan mempertanyakan anak itu habis dari mana karena pulang ke rumah tidak seperti biasanya.
"Si ibu itu tanya ke anaknya dari mana. Terus si anak bilang dari rumah Enceng. Terus anak itu bilang habis dimandiin sama si Enceng," ujar Mohammad.
Mohammad menceritakan, yang dimandikan bukan hanya 1 anak saja melainkan ada 3 anak. Karena ibu itu geram, dia pun melapor ke Polsek Citeureup.
"Usai laporan, kita periksa anak itu. Kita temukan ada tanda-tanda kekerasan atau pencabulan. Kita langsung kke tempat Enceng dan kita tangkap di hari yang sama," ucapnya. (rvk/fdn)












































