Seminar bertemakan 'Partai Gerindra Mendengar Suara Rakyat' ini berlangsung di Ruang Pustakaloka, Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (15/2/2016). Sejumlah pengurus dan anggota DPR dari Gerindra hadir.
"Untuk mendapatkan kepercayaan rakyat di pemilu 2019 yang akan datang, kita perlu banyak mendengar dan merasakan apa kata rakyat. Seminar ini untuk menjaga konsistensi Partai Gerindra atas perjuangan-perjuangan tersebut," kata Sekjen Gerindra Ahmad Muzani dalam pidato pembukaan seminar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Gerindra konsisten bahwa kita tidak setuju dengan revisi UU KPK. Ini dilakukan karena selama ini kita mendapat pandangan, titipan aspirasi banyak pihak bahwa UU itu tidak perlu direvisi," ungkap Ketua Fraksi Gerindra ini.
Seminar akan dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama membahas soal pembangunan dan ekonomi nasional menurut Partai Gerindra. Yang kedua, siang nanti para peserta seminar akan membahas soal pandangan politik dan penegakan hukum dari Gerindra, termasuk soal revisi UU KPK.
Gerindra sebelumnya sudah mengadakan peringatan HUT ke-8 di Kantor DPP pada 6 Februari 2016 lalu. Saat itu, Prabowo menegaskan bahwa Gerindra tidak takut beralan sendiri sebagai oposisi.
(imk/tor)










































