Informasi yang diterima detikcom, Minggu (14/2/2016), peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (13/2) sekitar pukul 16.30 WIB di Jalan Medan Satria. Kejadian bermula saat anggota Buser unit Jatanras Polres Kota Bekasi melakukan pemantauan di Jalan Medan Satria, Harapan Indah.
Saat melakukan pemantauan, mereka melihat 1 unit Toyota Kijang Innova bernomor polisi B 1494 EU berwarna silver terparkir di pinggir jalan. Tiba-tiba salah satu penumpang turun dari mobil, namun seorang anggota polisi melihat di bagian pinggang orang tersebut sebuah benda menyerupai senjata api.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi ini menyebabkan 1 pelaku bernama Sajudin tewas di TKP akibat luka tembak di bagian dada dan kaki. Sementara 2 lainnya, yakni Sulaiman dan K mengalami luka tembak di betis bagian kanan sebelum akhirnya menyerahkan diri.
Saat digeledah, polisi menemukan 2 pucuk senjata api jenis revolver, 3 butir kelonsong peluru kaliber 9 milimeter, 5 butir peluru kaliber 9 milimeter, 1 kunci letter T, dan 8 buah mata kunci letter T. Ketiga pelaku dibawa ke Polres Kota Bekasi dan selanjutnya dirujuk ke RS Polri Kramat Jati untuk menjalani operasi pengambilan proyektil.
Komandan Denpom Jaya, Letkol Cpm Joni Kuswaryanto membenarkan adanya keterlibatan salah seorang prajurit dalam aksi tersebut.
"Siang tadi telah dilimpahkan ke Subdenpom Jaya/2-1 Bekasi untuk penyidikan selanjutnya," ujar Joni saat dikonfirmasi detikcom, Minggu (14/2/2016).
Hingga saat ini pihaknya masih menggunakan asas praduga tak bersalah hingga pemeriksaan terhadap prajurit tersebut dilakukan. "Keterlibatannya seperti apa masih didalami dulu, kita masih menggunakan asas praduga tak bersalah. Namun kami pastikan setelah dikroscek, saudara K tidak membawa senjata api," jelas Joni.
Halaman 2 dari 1











































