Wagub DKI: Saya Pernah ke Kalijodo, Sebagian Besar PSK Bukan Warga Jakarta

Wagub DKI: Saya Pernah ke Kalijodo, Sebagian Besar PSK Bukan Warga Jakarta

M Iqbal - detikNews
Minggu, 14 Feb 2016 11:59 WIB
Wagub DKI: Saya Pernah ke Kalijodo, Sebagian Besar PSK Bukan Warga Jakarta
Wagub DKI Djarot (Foto: Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta - Pemprov DKI serius ingin membongkar praktik prostitusi dan perjudian di Kalijodo, menyusul kecelakaan Fortuner akibat pengemudi yang mabuk di Kalijodo. Wagub DKI Djarot Saiful Hidayat, mengatakan wanita penghibur di Kalijodo mayoritas bukan warga DKI.

"Aku sudah masuk ke sana. Dan saya tanya pada mereka (psk) semua dari daerah sekitar, Jabar, Banten, Jatim, Jateng sebagian besar," ucap Djarot di Bandara Halim Perdana Kusumah, Jakarta, Minggu (14/2/2016).

Djarot mengaku mengunjungi Kalijodo sekitar sebulan lalu. Dia datang ke sana bukan sebagai Wagub DKI, namun sebagai Ketua Harian Penanggulangan HIV AIDS di Jakarta. Angka penderita HIV AIDS di Jakarta menurutnya cukup memprihatinkan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Penderita HIV di Jakarta cukup tinggi, salah satu yang tertinggi di Indonesia. Sedangkan AIDS, di Jakarta nomor 2 se-Indonesia paling banyak. Ini perlu kita lakukan langkah-langkah supaya penyakit ini tidak menyebar," terang Djarot.

Djarot menegaskan, meski Kalijodo menjadi tempat hiburan dan marak Pekerja Seks Komersil (PSK), penertiban di Kalijodo lebih kepada pengembalian Kalijodo sebagai jalur hijau, bukan prostitusinya.

"Kita tahu semua di Kalijodo ada 3 yang menonjol di samping prostitusi. Ada kriminalitas, narkoba, terus perjudian. Sekalian kita ubah fungsinya kembali menjadi jalur hijau," papar manta Wali Kota Blitar itu.

(bal/erd)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads