Sekolah Hingga RS di Sumba Barat Rusak Akibat Gempa 6,6 SR

Sekolah Hingga RS di Sumba Barat Rusak Akibat Gempa 6,6 SR

Indah Mutiara Kami - detikNews
Sabtu, 13 Feb 2016 23:41 WIB
Sekolah Hingga RS di Sumba Barat Rusak Akibat Gempa 6,6 SR
Foto: BNPB
Jakarta - Gempa berkekuatan 6,6 SR yang mengguncang Sumba Barat pada Jumat (12/2/2016) mengakibatkan sejumlah bangunan rusak. Selain rumah warga, ada pula sekolah dan rumah sakit yang retak.

"Berdasarkan data sementara terdapat 7 sekolah rusak ringan atau retak di dinding. 2 fasilitas umum yaitu RSUD Sumba Barat dan RS Lende Moripa juga mengalami retak rusak ringan hingga sedang," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangannya, Sabtu (13/2/2016).

Kerusakan juga terjadi di Kantor Dinas Perhutanan, Peternakan, Kantor Bupati dan Kantor Polres Sumba Barat. Ada pula 10 rumah warga yang rusak ringan hingga sedang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Banyak rumah penduduk di Sumba Barat yang terbuat dari kayu sehingga saat gempa dapat meredam guncangan yang keras sekalipun," ungkapnya.

BNPB dan BPBD Sumba Barat sudah mendata daerah yang terdampak di Kecamatan Lamboya Barat. BPBD Kab. Sumba Barat telah berkoordinasi dengan TNI, Polri serta beberapa LSM terkait untuk pendataan. Laporan kerusakan bangunan dari semua desa masih dihimpun di Kantor Kecamatan dan belum ada laporan ke BPBD.

"Belum ada laporan korban jiwa dan kerusakan berat seperti di Kecamatan Alang Anak Dumai, Kecamatan Waikabubak dan Waingapu. Pendataan terus dilakukan," kata Sutopo.

Komunikasi sempat terputus karena kerusakan pada tower di daerah Bima 3 jam sebelum gempa. Kini, komunikasi sudah normal kembali.

BMKG melaporkan terjadi gempa 6,6 SR pada Jumat (12-2-2016) pukul 17.02 Wib. Pusat gempa di darat yaitu 14 km Barat Daya Sumba Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Pusat gempa tergolong dangkal dengan kedalaman 10 km. Gempa tidak menimbulkan tsunami. (imk/imk)


Berita Terkait