"Ada pepatah mengatakan kalau ada pelita buat apa beli lilin, kalau ada orang kita kenapa pilih yang lain," ucap Mahyudin mengawali pidato politiknya di Hotel Rattan, Banjarmasin, Kalimantan Selatan, Sabtu (13/2/2016).
Dalam konsolidasi dan deklarasi ini turut hadir ketua DPD Golkar Kalimantan Utara, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Tengah. Selain itu, turut hadir pula Sultan Banjar sekaligus Bupati Banjarmasin, Khairul Saleh. Untuk pimpinan daerah golkar Se-Kalimantan sendiri turut hadir 39 pimpinan DPD Golkar dari seluruh Kalimantan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Hanya saya pengurus golkar yang merintis karir dari tingkat kecamatan, benar-benar dari bawah. Saya telah berusaha keras memajukan partai ini hingga sekarang saya menjadi salah satu pimpinan DPP Partai Golkar," tambah dia.
Meski sempat banyak pihak yang meragukannya, ia tetap berani melenggang untuk bertarung dengan calon ketum Partai Golkar lainnya. Ia sangat berharap dukungan penuh dari perwakilan pimpinan daerah seluruh Kalimantan.
"Saya meminta dukungan kepada pengurus daerah partai Golkar se-Kalimantan untuk mendukung saya. Banyak yang meragukan saya maju atau tidak. Tapi saya percaya kalau kerja keras, tidak berkhianat dan tidak ada niat jahat, kita serahkan hasilnya ke Allah Taala," ujarnya.
Di akhir pidato, Mahyudin secara resmi mendeklarasikan dirinya maju untuk menjadi salah satu calon ketua umum partai Golkar periode 2016-2021.
"Malam ini, saya umumkan, secara resmi saya mendeklarasikan diri sebagai calon ketua umum partai golkar periode 2016-2021," tutup dia. (imk/imk)











































