Air Rendam Rumah Warga di Ciganjur, Pemkot Jaksel Siapkan Pompa Penyedot

Air Rendam Rumah Warga di Ciganjur, Pemkot Jaksel Siapkan Pompa Penyedot

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 12 Feb 2016 22:02 WIB
Air Rendam Rumah Warga di Ciganjur, Pemkot Jaksel Siapkan Pompa Penyedot
Foto: BPBD DKI
Jakarta - Air luapan pecahan aliran Kali Setu merendam rumah warga di wilayah Ciganjur, Jagakarsa. Pemkot Jakarta Selatan pun segera menyiapkan pompa penyedot untuk proses pengeringan.

Rumah warga yang tergenang berada di Jalan Melinjo Dalam, Ciganjur, Jakarta Selatan. Air mulai masuk ke dalam rumah warga sejak siang karena hujan deras sehingga menyebabkan aliran kali luber hingga masuk ke permukiman.

"Tadi saya di posko walikota mendapat info sekitar jam 16.00 WIB. Katanya di Kali Setu ada tanggul jebol. Kali ini sepanjang 25 m jebol. Saya tengok, dan berencana menyedot airnya," ungkap Kepala Kantor Penanggulangan Bencana Kota Jaksel, Danang Susanto saat berbincang dengan detikcom di lokasi tergenangnya air, Jumat (12/2/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun ternyata di lokasi diketahui penyebab genangan air dikarenakan luberan air. Untuk itu pihaknya langsung meminta bantuan agar air yang belum surut segera disedot oleh pompa.

"Sebanyak dua mobil saya minta dari damkar Jagakarsa nanti untuk melakukan penyedotan. Air akan dibuang ke Kali Krukut agar yang di sini surut," ucap Danang.

Danang pun memastikan tidak ada warga yang mengungsi akibat rumahnya masih terendam air. Sebab pihaknya akan segera melakukan pengeringan di permukiman warga yang tergenang air tersebut.

"Tidak ada pengungsian. Karena nanti damkar akan menyedot airnya agar lekas surut," katanya.

Pihak Pemkot Jaksel pun terus melakukan penanggulangan di sekitar lokasi sebagai antisipasi terjadinya genangan air. Terutama karena peristiwa serupa ternyata bukan baru kali ini saja terjadi.

"Kontak Sudin Tata Air agar melakukan pengecekan lagi terhadap tanggul yang jebol ini. Kita juga cari karung pasir untuk antisipasi datangnya hujan lagi. Nanti ditumpuk di sepanjang aliran air," jelas Danang.

Sebelumnya Lurah Ciganjur Muhamad Djumena sudah datang dan meninjau permukiman warga yang tergenang. Selain Djumena, juga hadir ke lokasi adalah Camat Jagakarsa Fidiyah Rokhim, Kapolsek Jagakarsa Kompol Sri Bhayangkari dan Danramil Jagakarsa Mayor Arm Hartono.

"Setelah dilakukan pengecekan, ternyata bukan tanggul yang jebol. Tapi karena air yang luber. Aliran air ini berasal dari pecahan Kali Setu. Karena derasnya air, jadi luber ke rumah warga," terang Djumena. (elz/Hbb)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads