Kosgoro 1957 versi Aziz Syamsuddin menggelar pelantikan pengurus di Redtop Hotel, Jalan Pecenongan 72 Sawah Besar, Jakarta Pusat, Jumat (12/2/2016) malam ini. Acara ini diklaim dihadiri ratusan kader Kosgoro 1957 dari 29 provinsi di Indonesia.
Dalam acara pelantikan tersebut, hadir para loyalis Aburizal Bakrie (Ical), yaitu Bendum Golkar Setya Novanto, Waketum Golkar Fadel Muhammad, dan Ketua DPP Golkar Rambe Kamarulzaman. Ical juga dijadwalkan hadir, namun hingga pukul 21.30 WIB belum terlihat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Acara pelantikan dipimpin oleh Sekjen Kosgoro 1957 versi Bali, Bowo Sidiq. Setelah pelantikan, Bowo memimpin para pengurus Kosgoro 1957 deklarasi mendukung Aziz Syamsuddin jadi caketum Golkar.
"Apakah kita setuju mendukung bang Aziz maju? Bergerak bersama-sama memenangkan Aziz Syamsuddin?" ujar Bowo Sidiq di hadapan kader Kosgoro 1957, Jumat (11/2).
Sambutan Bowo tersebut disambut teriakan dukungan dari anggota-anggota Kosgoro 1957. Mereka kemudian berteriak "Kosgoro, solidaritas!".
Seperti diketahui, Kosgoro 1957 pecah jadi dua. Perpecahan terjadi setelah Aziz Syamsuddin, bersama Bowo Sidiq, menggelar mubeslub di Bali Januari lalu. Dalam mubeslub tersebut, Aziz terpilih sebagai ketum, sedangkan Bowo menjadi sekjen. Terkait mubeslub tersebut, Agung Laksono melaporkan Aziz dan Bowo ke Bareskrim dengan tuduhan menggunakan lambang Kosgoro 1957 secara ilegal. Soal laporan ini, Aziz enggan berkomentar. (tor/tor)












































